Giri Menang (Suara NTB) – Daerah terdampak kekeringan di Lombok Barat makin meluas, dari sebelumnya 60 dusun yang terkena, kali ini bertambah menjadi 62 dusun. Jumlah penduduk yang mengalami krisis air pun mencapai belasan ribu jiwa. Meskipun kekeringan semakin meluas, tetapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lobar belum menetapkan status darurat bencana kekeringan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), daerah yang terdampak kekeringan saat ini meluas hingga 62 dusun, 16 desa, dan 6 kecamatan. “Semakin meluas ke 62 dusun, jiwa yang terdampak 6.578 KK, 19337 jiwa,” ujar Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Lombok Barat, Toni Hidayat, Rabu (2/9/2026).
Toni mengakui, Pemkab belum menaikkan status bencana dari siaga ke darurat. Pihaknya sudah mengusulkan penetapan status darurat tersebut berdasarkan berbagai hasil kajian analisis. Salah satu pertimbangan hasil kajian mengusulkan kenaikan status ini, berdasarkan permohonan warga yang terdampak kekeringan kian bertambah hingga 62 dusun.
Dengan kenaikan status ini, tentunya bisa memberikan peluang bagi pihaknya untuk mengusulkan anggaran penanganan melalui BTT, sehingga pelayanan pada masyarakat pun lebih maksimal lagi. Sebab sementara ini, pelayanan penyaluran air ke daerah terdampak melalui mitra. Hingga saat ini 813 ribu liter air sudah disalurkan kepada masyarakat.
Pihaknya mulai melakukan pelayanan pengiriman atau dropping air sejak sebulan terakhir, sehingga total air yang telah didistribusikan sebanyak 34 kali dengan kapasitas armada satu kali angkut 5 ribu liter. Total air yang telah disalurkan pihaknya mencapai 288 ribu liter.
Dalam pelayanan pengiriman air ini, telah dijadwalkan sesuai dengan pembagian. Daerah yang sudah disasar hampir menyebar mulai dari daerah Sekotong, Lembar, Kuripan, Gerung, Batulayar, dan Kecamatan Gunungsari.
Diakui kendala yang dihadapi dalam pelayanan penyaluran air ini, sulitnya medan, seperti di wilayah Sekotong. Sedangkan untuk armada pengangkutan air, pihaknya memiliki satu unit kendaraan tangki. Personel yang turun mendistribusikan air pun diakui telah memadai, sesuai dengan SOP. (her)


