Taliwang (Suara NTB) – Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat tengah merevitalisasi keberadaan Karang Taruna di seluruh desa dan kelurahan. Organisasi kepemudaan tersebut, diarahkan menjadi wadah utama pelibatan pemuda dalam berbagai program pembangunan daerah.
Kepala Dinsos KSB, Kamaluddin mengatakan, revitalisasi dilakukan untuk memastikan setiap desa dan kelurahan memiliki karang taruna beserta kepengurusannya. Organisasi itu nantinya menjadi mitra kerja pemerintah dalam menggerakkan berbagai kegiatan kepemudaan.
“Di setiap desa dan kelurahan itu harus ada karang taruna dan pengurusnya. Dan disitulah semua kegiatan kepemudaan yang ada di desa, kecamatan hingga kabupaten akan difasilitasi,” kata Kamaluddin, Jumat (4/9).
Menurutnya, berbagai program pemerintah ke depan akan dikolaborasikan dengan karang taruna baik pada tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten. Dengan demikian, pemuda tidak hanya menjadi peserta, tetapi dapat terlibat langsung dalam pelaksanaan program pemerintah.
Kamaluddin menyebut seluruh desa di KSB saat ini telah memiliki karang taruna. Keberadaan organisasi tersebut, akan diperkuat agar mampu menjalankan peran yang lebih luas dalam mendukung pembangunan.
Salah satu bentuk kolaborasi dapat dilakukan melalui program pariwisata kerakyatan di Kecamatan Brang Rea. Kamaluddin menegaskan, keterlibatan pemuda perlu difasilitasi melalui karang taruna,sehingga potensi kepemudaan dapat berjalan seiring dengan program pembangunan desa.
“Ke depan peran karang taruna akan lebih luas untuk merangkul pemuda dan mendukung program pemerintah lainnya,” cetusnya.
Keseriusan Pemda KSB menghidupkan kembali salah satu organisasi kepemudaan tersebut, tidak sekadar rencana. Sebelumnya, melalui rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) yang melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) serta Inspektorat KSB menyusun skema penguatan kelembagaan dan peran karang taruna.
Di sisi lain, Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah telah menginstruksikan agar pemuda karang taruna dilibatkan secara produktif dalam program pembangunan daerah. Salah satunya melalui program KSB Bersih 2027, yang mulai dipersiapkan pelaksanaannya sejak tahun ini.
Pelibatan tersebut diharapkan karang taruna tidak berhenti sebagai organisasi administratif, tetapi menjadi ruang bagi pemuda untuk mengambil peran nyata dalam kegiatan sosial, lingkungan, ekonomi, pariwisata, serta program pembangunan lainnya di daerah.(bug)



