BerandaNTBSUMBAWA BARATSiap Luncurkan "KSB Sadar STBM"

Siap Luncurkan “KSB Sadar STBM”

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan meluncurkan tagline baru untuk memperkuat gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Tagline tersebut diberi nama “KSB Sadar STBM” dan akan diluncurkan pada, Senin (7/9) hari ini.

Wakil Bupati KSB Hj. Hanipah mengatakan, tagline tersebut disiapkan untuk menggugah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan capaian STBM di daerah.

“Intinya tagline baru ini untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk kita kembali konsisten dengan pelaksanaan 5 pilar STBM,” kata Hanipah saat Forum Yasinan Pemda KSB pekan kemarin.

Menurut dia, pelaksanaan KSB Sadar STBM akan melibatkan lebih banyak unsure mulai dari masyarakat, para anggota Agen Gotong Royong (AGR), pemerintah desa, kecamatan hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) juga akan diperkuat melalui penugasan resmi yang akan ditetapkan Bupati KSB.

Hanipah mengatakan, peluncuran program tersebut akan dirangkaikan dengan deklarasi bersama. Seluruh AGR, pemerintah desa dan camat akan diundang. Selain itu, seluruh camat dan kepala OPD akan menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) sebagai bentuk komitmen untuk menyukseskan program tersebut.

“Saat deklarasi semua pihak akan kita hadirkan. Terutama kepala OPD karena akan ada PKS dengan mereka,” ujarnya.

Hanipah menjelaskan, KSB sebelumnya telah dinyatakan tuntas melaksanakan lima pilar STBM pada 2021. Capaian tersebut bahkan mendapat apresiasi melalui STBM Award dari pemerintah pusat dan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Namun, mempertahankan capaian tersebut dinilai tidak lebih mudah dibandingkan saat mencapainya. Evaluasi pemerintah daerah menunjukkan adanya sejumlah aspek yang mulai melemah, terutama pada pilar keempat dan kelima.

“Di tahun 2021 KSB sudah dinyatakan tuntas lima pilar STBM dan dapat apresiasi pusat berupa STBM Award bahkan masuk MURI. Sekarang memang tantangannya semakin berat karena dalam mempertahankan posisi itu dan ternyata ada yang agak kendor, terutama pilar 4 dan 5,” sebutnya.

Karena itu, pada pelaksanaan lomba STBM tahun ini mengusung tema “STBM Berkelanjutan”. Tema tersebut kemudian diperkuat melalui gerakan KSB Sadar STBM sebagai upaya mengembalikan sekaligus menjaga konsistensi perilaku hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Hanipah selanjutnya menjelaskan, kata sadar dalam tagline tersebut merupakan akronim dari tiga pendekatan utama, yakni segmentasi risiko, dialog pemicuan, dan aksi lima pilar.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah daerah akan mendorong intervensi sanitasi yang lebih terarah berdasarkan risiko, memperkuat pemicuan dan dialog dengan masyarakat, serta menggerakkan kembali pelaksanaan lima pilar STBM.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO