Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menegaskan penyiapan lahan untuk mendukung pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Cerorong-Danau Biru tuntas pada tahun ini.
Anggaran sebesar Rp2 miliar pun telah disiapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2026 ini. Bersamaan dengan itu, Detail Engineering Design (DED) dan dokumen Feasibility Study (FS) SPAM Cerorong-Danau Biru juga turut dipersiapkan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H. Lalu Firman Wijaya, S.T., M.T., mengatakan, untuk DED dan dokumen FS SPAM Cerorong-Danau Biru sebenarnya sudah ada. Hanya saja, karena ada beberapa perubahan desain dan rencana kebutuhan anggaran, maka harus dilakukan penyesuaian. Sebelum nantinya masuk menjadi dokumen pendukung untuk pengusulan anggaran pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru ke pemerintah pusat.
“Desain dan rencana kebutuhan pembiayaannya harus menyesuaikan dengan kesiapan lahan. Maka DED dan FS-nya yang sudah ada harus dilakukan penyesuaian kembali,” sebutnya kepada awak media di kantornya, Rabu (9/9).
Namun, yang jelas Pemkab Loteng siap menjadi yang terdepan untuk menyelesaikan semua kebutuhan dan persyaratan untuk mendukung pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru. Harapannya, kalau semua persyaratan yang dibutuhkan lengkap tahun ini, proses pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru bisa segera dimulai.
Kehadiran SPAM Cerorong-Danau Biru sendiri memang dihajatkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan air bersih untuk tiga wilayah, yakni Kecamatan Pringgarata, Jonggat serta Kecamatan Praya Barat. Dengan begitu, cakupan layanan air bersih di wilayah tersebut bisa semakin luas.
Jadi akan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati layanan air bersih di wilayah-wilayah tersebut. “Bagi Perumdam Tiara Loteng sendiri, kehadiran SPAM Cerorong-Danau Biru bisa mendukung penguatan dan pengembangan perusahaan. Harapanya, Perumdam Tiara Loteng kedepan bisa semakin maju dan sehat,” sebut Firman.
Pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru direncanakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp130 miliar. Di mana seluruh anggaran pembangunannya akan ditanggung oleh pemerintah pusat. Pemkab Loteng bersama Perumdam Tiara Loteng yang nantinya akan mengelola fasilitas tersebut hanya diminta menyiapkan lahan saja.
“Seluruh biaya pembangunanj SPAM Cerorong-Danau Biru ditanggung APBN. Pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan untuk tempat pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) serta dua reservoir,” sebut Direktur Utama Perumdam Tiara Loteng Bambang Supratomo, S.I.P., M.M., sebelumnya. (kir)



