Selong (suarantb.com) – Upaya membangun generasi muda yang berkualitas terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat, melalui Bidang Kepemudaan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Kali ini bersama Paguyuban Putri Kebaya Indonesia – NTB 2026 menggelar sosialisasi “Menggali Potensi Generasi Muda dan Bahaya Merarik Kodek” di SMAN 1 Pringgabaya, Lombok Timur, Sabtu (12/9/2026).
Hampir 500 siswa-siswi kelas XI SMAN 1 Pringgabaya mengikuti sosialisasi ini dan menjadi ruang edukasi bagi para pelajar untuk mengenali potensi diri. Sekaligus memahami pentingnya mempersiapkan masa depan sejak bangku SMA sederajat.
Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya sebagai pemateri pertama Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME selanjutnya Hurul In penyampai Bahaya Merarik Kodek dan terakhir pelatihan menggambar batik oleh Kirana yang keduanya tergabung dalam Paguyuban Putri Kebaya Indonesia NTB 2026. Materi begitu juga disampaikan Baiq Almira Gina Afrianti sebagai Ketua Panitia kegiatan.
H. Tarmidzi yang akrab disapa Pak Ajik sampaikan materi pertama untuk mendorong para siswa untuk lebih percaya diri dalam menggali kemampuan dan potensi yang dimiliki.
Pak Ajik menyampaikan langkah-langkah menggali potensi diri sendiri. Dalam hal ini, pemuda perlu mencatat apa yang disukai, kelebihannya , berani bergabung dengan organisasi sekolah seperti OSIS, Pramuka, PMR dan kepanitiaan sekolah lainnya. Hal ini untuk melatih kemampuan kerja sama dan kepemimpinan. Selanjutnya mencoba hal baru.
Pemuda, tambahnya, harus berani keluar dari zona nyaman dengan mengikuti pelatihan, kursus keterampilan, atau kegiatan sosial dapat membuka wawasan dan menemukan bakat tersembunyi. Selain itu, mau menerima masukan dari orang tua, guru, atau teman membantu pemuda melihat kualitas diri yang mungkin belum disadari dan dapat memanfaatkan teknologi dan wadah kreatif.
“Mengikuti workshop atau pelatihan digital membuat pemuda lebih produktif dan inovatif,” tambahnya.
Menurutnya, setiap individu memiliki kelebihan masing-masing yang dapat dikembangkan menjadi prestasi apabila diasah secara konsisten.
“Setiap orang pasti memiliki kelebihan. Maka dari itu, galilah kemampuan yang ada tersebut untuk menjadi sesuatu yang membanggakan,” ujarnya.
Ia mengajak para pelajar untuk tidak ragu menetapkan cita-cita dan terus mengembangkan kemampuan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurutnya, masa sekolah merupakan momentum penting untuk membangun fondasi masa depan melalui pendidikan, pengalaman, dan berbagai kegiatan positif.
Pada kesempatan yang sama, narasumber lainnya, Hurul In menyampaikan fenomena Merarik Kodek atau pernikahan pada usia anak. Hurul In mengingatkan para pelajar agar mempertimbangkan secara matang dampak pernikahan usia anak terhadap keberlangsungan pendidikan dan rencana masa depan.
“Biasanya setelah menikah, seseorang akan memiliki keterbatasan dalam berbagai hal, termasuk dalam mengejar karier atau cita-cita,” kata Hurul In.
Ia juga menjelaskan bahwa pernikahan pada usia anak dapat menghadirkan berbagai tantangan dalam kehidupan, termasuk persoalan psikologis dan sosial yang berpotensi memengaruhi proses pengembangan diri.
Karena itu Hurul In juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa muda dengan belajar, berkarya, mengembangkan bakat, serta mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk meraih masa depan yang diinginkan.
“Buat generasi muda, kejarlah cita-citamu setinggi-tingginya. Berkaryalah dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki, karena itulah salah satu jalan untuk meraih kesuksesan,” pesannya.
Sementara narasumber dari Paguyuban Putri Kebaya Kirana memberikan pelatihan menggambar batik alami menggunakan daun, kembang, ranting dan lainnya dari alam. Pelatihan ini dilombakan dan langsung mendapatkan hadiah di akhir acara.
Ketua Panitia Baiq Almira Gina Afrianti merasa puas atas kegiatan ini. Pihaknya berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi peserta dan bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Pada kegiatan ini juga ditampilkan penyanyi berbakat dari siswi SMKN 1 Dompu yakni Anis Tasya yang menghibur semua peserta pelatihan tersebut. (r)



