Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) dalam hal ini Dinas Kesetanan dan PPKB menargetkan 344 ribu lebih warga dari total penduduk dilayani cek kesehatan gratis atau CKG. Dari ratusan ribu jiwa tersebut, yang terlayani sebesar 56 persen. Sedangkan sisanya hampir 44-50 persen atau 150 ribu orang belum disasar CKG.
Untuk mencapai target tersebut, Dikes pun terus menggencarkan CKG. Selain mengerahkan Puskesmas, Dikes dibantu juga Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB Lobar, Hj. Erni Suryana menyebutkan dari total penduduk sebanyak 748,58 ribu jiwa, yang sudah dilayani CKG baru 23 persen.
“Tapi kalau dari target 46 persen dari total penduduk yang harus CKG, kita sudah ada di posisi 56 persen,” kata Erni Suryana pada kegiatan CKG gratis yang diadakan Unbim bersama Perguruan Tinggi lain di NTB berkolaborasi dengan PTS Filipina di Desa Kuranji Dalang, Minggu (20/9/2026).
Jika dikalkulasikan ke jumlah jiwa, 46 persen dari 748 ribu total Penduduk Lobar terdapat 344 ribu jiwa yang disasar CKG.
Dari 344 ribu jiwa itu, yang terlayani lebih dari setengahnya atau 150-160 ribu jiwa, sedangkan sisanya 50 persen lagi terus digenjot pihaknya. Pihaknya pun mengapresiasi kegiatan cek kesehatan yang diadakan Unbim bersama universitas lainnya, karena hal ini sangat mendukung program pemerintah dalam upaya mencapai target CKG.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan salam takzim dari Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha yang berhalangan hadir pada kegiatan tersebut.
Dijelaskan dalam pelayanan CKG ini, ada beberapa segmen yang disasar, yakni kelompok Bayi baru lahir, anak pra sekolah, dewasa dan Lansia. CKG untuk Kelompok lansia, progresnya bagus, karena rata-rata saat ini Puskesmas melakukan pelayanan. Pihaknya juga melakukan berbagai langkah untuk mencapai target tersebut. Di antaranya gerakan masyarakat hidup sehat atau Germas di semua kecamatan.
Sejauh ini sudah menyasar Kediri, Sandik, dan selanjutnya menyasar daerah lainnya seperti Sekotong, Lingsar, Narmada, dan lainnya.
Sementara itu, Rektor Unbim Mataram, apt. Ajeng Dian Pratiwi, S.Farm., M.Farm., mengatakan pihaknya bersama beberapa kampus lain di NTB melakukan kegiatan pengabdian masyarakat internasional yang didukung oleh perguruan tinggi Filipina. Pihaknya melaksanakan kegiatan cek Kesehatan Gratis untuk masyarakat di desa Kuranji Dalang. “Kami siapkan untuk 150 orang,” sebutnya.
Kegiatan yang juga didukung penuh oleh anggota DPRD Lobar Dr. Syamsuriansyah sekaligus Pembina yayasan Unbim ini menjadi komitmen perguruan tinggi untuk berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam mencapai berbagai program pembangunan, salah satunya sektor kesehatan yakni CKG yang merupakan salah satu mandatori dari pemerintah pusat. (her)



