BerandaNTBKOTA MATARAMSulap Parit Jadi Kolam Ikan

Sulap Parit Jadi Kolam Ikan

PEMERINTAH Kecamatan Sekarbela menyebut pembangunan kolam ikan di saluran parit Lingkungan Citra Warga, Kelurahan Jempong Baru, merupakan hasil swadaya masyarakat setempat. Kolam tersebut dibangun sebagai upaya mencegah pembuangan sampah ke saluran air sekaligus mempercantik lingkungan.

Camat Sekarbela, Arief Satriawan, mengatakan masyarakat Lingkungan Citra Warga berinisiatif mengubah saluran parit menjadi kolam ikan nila dan ikan hias dengan konsep menyerupai kolam di luar negeri.

Gagasan tersebut berawal dari kekhawatiran warga terhadap kondisi saluran yang sebelumnya kerap dipenuhi sampah. Kondisi itu membuat masyarakat harus berulang kali melakukan pembersihan.

“Ini merupakan swadaya masyarakat. Kekhawatiran warga muncul karena banyaknya sampah di area tersebut sehingga kemudian dibuat menjadi kolam ikan,” ujar Arief, Senin (21/9).

Menurut Arief, proses pembangunan kolam dilakukan tanpa menghilangkan fungsi utama saluran sebagai jalur aliran air. Model kolam dirancang sedemikian rupa agar tidak menghambat aliran air pada saluran tersebut.

Untuk memastikan kelayakan air bagi budidaya ikan, pihak kecamatan juga berkonsultasi dengan Dinas Pertanian terkait kualitas air parit, termasuk tingkat pH sebelum bibit ikan ditebar.

“Setelah dicek kualitas pH airnya, ternyata bisa digunakan untuk budidaya ikan nila,” jelasnya.

Pada tahap awal, warga menebar sekitar 300 bibit ikan nila. Melihat perkembangan kolam yang dinilai baik, pemerintah kecamatan bersama kelurahan kemudian menambah jumlah bibit ikan.

Arief mengatakan keberadaan kolam ikan berbasis saluran air tersebut cukup efektif. Selain membuat lingkungan terlihat lebih bersih dan tertata, kolam itu diharapkan menjadi ruang rekreasi sederhana bagi anak-anak di sekitar lingkungan.

Ke depan, apabila menunjukkan dampak positif dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan, kolam tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan dan masyarakat. Dengan demikian, keberadaannya diharapkan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga dapat membuka peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

Selain sebagai ruang rekreasi, ikan yang dibudidayakan juga dapat dimanfaatkan warga ketika memasuki masa panen.

“Bisa dipancing, kemudian dibagikan kepada warga untuk dimakan bersama,” katanya.

Kolam ikan yang memanfaatkan saluran parit tersebut memiliki panjang sekitar 18 meter dan lebar 1,5 meter. Arief menyebut kolam tersebut menjadi yang pertama sekaligus satu-satunya yang dibangun dengan konsep serupa di Kota Mataram.

Karena itu, ia berharap konsep pemanfaatan saluran drainase sebagai kolam ikan tersebut dapat diterapkan di lingkungan dan kelurahan lain di Kecamatan Sekarbela. Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan kawasan permukiman yang lebih bersih, tertata, dan menarik. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO