BerandaNTBLOMBOK BARATPerkuat Kolaborasi Internasional, Pengukuhan 201 Wisudawan Unbim MFH Dirangkai MoU dengan Universitas...

Perkuat Kolaborasi Internasional, Pengukuhan 201 Wisudawan Unbim MFH Dirangkai MoU dengan Universitas Filipina

Giri Menang (Suara NTB) – Universitas Bima Internasional (Unbim) MFH kembali mencatat momentum penting dalam perjalanan akademiknya. Kampus yang baru memperoleh izin operasional pada 2025 itu menggelar wisuda kedua pada 2026 dengan meluluskan sebanyak 201 wisudawan dan wisudawati dari lima program studi.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat sekaligus menjadi penanda bahwa Unbim MFH mulai memperluas kiprahnya, bukan hanya melalui pendidikan tinggi, tetapi juga lewat jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi dan akademisi internasional. Pembina Yayasan Unbim MFH, Dr. Syamsuriansyah, M.Kes., melalui Rektor Unbim, Dr. apt. Ajeng Dian Pertiwi, S.Farm., M.Farm., mengatakan 201 lulusan tersebut berasal dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan sukses. Pada wisuda kedua ini kami meluluskan 201 wisudawan dan wisudawati yang berasal dari Lombok, Pulau Sumbawa, Bima, Dompu, Bali hingga Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.

Lima program studi yang meluluskan mahasiswa dalam wisuda tersebut yakni Farmasi, Teknologi Laboratorium Medis, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak, serta Pengolahan Arsip Rekaman Informasi.

Menurut Ajeng, bidang keilmuan tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dunia kerja, pemerintahan maupun industri.

“Kami ingin lulusan UNBIM tidak hanya selesai secara akademik, tetapi mampu menjadi tenaga profesional yang memberikan kontribusi positif bagi daerah, nasional hingga internasional,” katanya.

Saat ini, Unbim MFH memiliki 20 program studi. Para mahasiswa dibekali pendidikan selama tiga hingga empat tahun sesuai program studi yang ditempuh sebelum memasuki dunia profesional.Peluang penyerapan lulusan juga mulai terbuka melalui kerja sama dengan sejumlah institusi. Beberapa di antaranya berada di sektor pelayanan kesehatan, seperti Rumah Sakit Patut Patuh Patju dan RSUP.

Kebutuhan tenaga profesional juga datang dari sektor pemerintahan. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Lombok Barat turut menyampaikan kebutuhan terhadap tenaga arsiparis.

“Ini menjadi peluang bagi lulusan kami untuk mengabdikan ilmu yang mereka miliki. Kami ingin mereka mampu membaca kebutuhan dunia kerja dan mengambil peran sesuai kompetensinya,” ucapnya.

Tidak berhenti pada pelaksanaan wisuda, Unbim MFH juga menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari langkah memperluas jaringan akademik internasional. Kampus tersebut menandatangani memorandum of understanding (MoU) yang melibatkan enam perguruan tinggi swasta serta tiga akademisi dari Filipina, yakni Prof. Jurel, Dr. Mortel dan Dr. Grace.

Kerja sama itu diarahkan pada pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi internasional ini bukan hanya untuk Unbim. Kami ingin perguruan tinggi lain juga mendapatkan manfaat sehingga bersama-sama dapat mewujudkan kampus bertaraf internasional dan mendukung visi NTB yang makmur dan mendunia,” ujarnya menegaskan.

Dalam bidang pendidikan, tiga akademisi asal Filipina tersebut juga akan terlibat dalam proses pembelajaran di Unbim. Perkuliahan dapat dilakukan secara daring maupun luring. Sementara dalam bidang penelitian, akademisi Filipina membuka peluang bagi dosen dan peneliti UNBIM untuk terlibat dalam joint research atau penelitian bersama lintas negara.

Kerja sama juga mencakup pengabdian kepada masyarakat. Unbim sebelumnya telah melaksanakan kegiatan pengabdian di Pantai Kuranji yang mendapat perhatian dari akademisi Filipina. Menurut Ajeng, pengalaman tersebut menjadi salah satu contoh praktik pengabdian yang dapat dikembangkan melalui kerja sama antarnegara.

“Pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari Tridarma. Kegiatan di Pantai Kuranji menjadi salah satu inspirasi bagi akademisi Filipina untuk mengembangkan model pengabdian yang lebih luas,” katanya.

Unbim MFH juga menaruh perhatian pada keberlanjutan hubungan dengan para lulusan. Ikatan alumni diharapkan tidak berhenti setelah prosesi wisuda selesai.

“Kami menekankan bahwa alumni Unbim tidak boleh hanya sampai di sini. Ikatan kekeluargaan harus terus dibangun agar ke depan semakin banyak kegiatan yang bisa kita implementasikan bersama,” katanya mengakhiri. (her)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO