Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Bupati Lombok Barat (Wabup Lobar), Hj. Nurul Adha mengungkapkan, dirinya akan mewawancarai secara langsung para peserta seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Lobar. Wawancara itu untuk menentukan pilihan Sekda dari tiga nama terbaik nantinya, selain dari hasil Panitia Seleksi (Pansel). Wabup juga akan meminta petunjuk melalui salat istikharah.
Wabup mengungkap beberapa kriteria sosok calon Sekretaris Daerah (Sekda) yang diharapkan terpilih pada seleksi yang saat ini berlangsung. Beberapa kriteria tersebut, memiliki kompetensi dan kemampuan tambahan, salah satunya mampu berkomunikasi dan mengharmonisasi semua pihak, terutama antara pihak eksekutif dengan legislatif.
Ditemui usai membuka Seleksi Sekda di Aula Senggigi Kantor Bupati, Selasa (22/9/2026), Wabup menyampaikan terkait masukan dari berbagai pihak seperti legislatif dan unsur lainnya soal sosok Sekda, Wabup menyampaikan pihaknya perlu melihat hasil tim Pansel, mulai dari tahapan makalah, persentasi, kemudian mengerucut pada tiga nama.
Wabup memastikan mewawancarai langsung para calon yang masuk tiga besar untuk menentukan pilihannya. “Nanti pasti berhadapan dengan saya untuk wawancara,” tegasnya.
Ia pun selanjutnya memilih satu orang dari tiga nama yang masuk tiga besar tersebut. Tiga nama ini tentunya berkompeten dan terbaik, di antara tujuh peserta yang juga dinilai tentu memiliki kompetensi yang baik.
Salat istikharah dilakukan untuk memohon petunjuk pilihan terbaik dari Allah SWT. Pada prinsipnya, Wabup dengan siapapun ia bisa memiliki chemistry. Terlebih bagi kepala OPD yang telah bersamanya cukup lama. Apalagi dalam kondisi posisinya sendiri memimpin, ia membutuhkan Sekda sebagai komandan birokrasi dalam tata kelola pemerintahan Lobar.
Wabup pun mengungkap sosok kriteria Sekda yang diharapkannya ke depan. Kriteria pertama, memiliki kompetensi. Kedua, mampu berkomunikasi dan mengharmonisasi dengan seluruh pihak, ada eksekutif dan legislatif. Kemudian meningkatkan partisipasi masyarakat.
Wabup menekankan proses seleksi Sekda dilaksanakan sesuai jadwal. Pekan depan paling tidak sudah hasil Pansel tersebut. Pihaknya menargetkan pelantikan Sekda bisa dilaksanakan secepatnya, sekitar pada awal Oktober nanti.
Sebelumnya, Pansel Sekda sempat ditunda karena arahan Mendagri harus mengajukan permohonan izin ke Kemendagri. Setelah keluar izin, barulah dilanjutkan seleksi terbuka dengan tim Pansel dan asesor yang ditetapkan sebelumnya. “Tujuh peserta, enam orang pejabat eselon II kita di Pemkab Lobar, satu orang fungsional guru dari Loteng,” ujar Wabup.
Saat ini tujuh peserta mengikuti tahapan seleksi oleh tim Pansel. Di mana tujuh peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Lobar mengikuti tahapan technical meeting, uji pra-asesmen, dan penulisan makalah.
Para peserta selanjutnya mengikuti tahapan Asessment Test (CAT dan diskusi kelompok) pada Rabu, 23 September 2026 pukul 08.00 Wita sampai selesai di Ruang Rapat Senggigi Kantor Bupati Lombok Barat.
Tahapan selanjutnya, asessment test (Wawancara) yang diadakan pada Kamis, 24 September 2026 pukul 08.00 Wita di Aula Narmada Kantor Bupati Lombok Barat. Tahapan terakhir, presentasi dan wawancara yang rencananya diadakan pada Jumat, 25 September 2026 pukul 08.00 Wita. (her)



