Sumbawa Besar (Suara NTB) – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sumbawa, Gitta Liesbano meminta PT AMNT untuk membuka informasi secara luas kepada masyarakat terkait kebutuhan tenaga kerja maupun hal lainnya jelang konstruksi penambangan tembaga dan emas di Blok Elang.
“Investasi itu kita terima dengan sangat baik. Cuma karena banyak tuntutan masyarakat, sehingga kita minta agar perusahaan bisa duduk bersama untuk kita bicarakan semuanya,” katanya kepada wartawan, Jumat (25/9).
Kehadiran investasi di daerah lanjut Gitta, pada prinsipnya merupakan peluang yang perlu disambut dengan baik. Namun, perkembangan investasi juga harus dibarengi komunikasi yang terbuka antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, informasi tersebut penting agar masyarakat tidak bergerak berdasarkan asumsi atau informasi yang belum jelas. Artinya, komunikasi yang baik dan transparan sejak awal, masyarakat dapat mempersiapkan diri sesuai kebutuhan perusahaan.
“Yang penting itu komunikasi. Kita perlu tahu mereka mau apa, terkait tenaga kerja dan yang lainnya. Kalau kebutuhannya nanti seperti apa, masyarakat bisa mempersiapkan diri dari sekarang,” tambahnya.
Ia menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat di wilayah lingkar tambang. Bahkan informasi mengenai perkembangan proyek harus disampaikan secara berjenjang sehingga bisa dipahami oleh masyarakat secara luas dan tidak hanya asumsi publik secara liar.
Gitta berharap perusahaan bisa memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tahapan proyek, termasuk kebutuhan tenaga kerja dan jenis kompetensi yang dibutuhkan,sehingga para tenaga kerja lokal memiliki waktu yang cukup untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri.
“Kesiapan tenaga kerja lokal menjadi salah satu hal penting agar kehadiran investasi tidak hanya berjalan dari sisi proyek semata, tetapi bisa membuka ruang partisipasi dan manfaat ekonomi,” tukasnya. (ils)



