BerandaNTBLOMBOK TENGAHPemkab Loteng Perbaiki 15 Ruas Jalan Kabupaten

Pemkab Loteng Perbaiki 15 Ruas Jalan Kabupaten

Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) telah menetapkan sebanyak 15 ruas jalan kabupaten yang kondisinya rusak untuk diperbaiki pada tahun ini. Anggaran sebesar Rp58,9 miliar pun telah dipersiapkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2026 ini. Dengan panjang ruas jalan yang akan ditangani mencapai 27 kilometer lebih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Loteng, H. Lalu Firman Wijaya, S.T.,M.T., kepada Suara NTB di Gedung DPRD Loteng, Jumat (25/9), mengungkapkan, Pemkab Loteng sendiri telah mengalokasikan anggaran sebsar Rp72 miliar khusus untuk penanganan jalan kabupaten pada APBD perubahan ini. Dengan Rp58 miliar di antaranya diarahkan untuk perbaikan ruas jalan rusak. Sisanya, untuk pemeliharaan jalan-jalan kabupaten yang butuh pemeliharaan.

Adapun ruas jalan yang akan ditangani di antaranya ruas jalan Penunjak-Mangkung sepanjang 6,7 km, ruas Mujur-Teruwai, 2,9 km serta ruas Tandek-Sukarare 2,4 km. Ada juga ruas Beson-Krembong (0,9 km),Pengadang-Braim (2,3 km), Waker-Wage (Wage-Bunklotok) 0,8 km, Olor Agung-Enjak (1,75 km), Repok Bijang-Peseng (0,5 km) dan ruas Ganti-Janapria (2,1 km). Ditambah ruas Beleke-Lingkuk Buak (1,5 km), Piang-Bunmas (0,53 km), Kawo-Teruwai (1 km), Gerunung-Kwang Rundun (1,5 km) serta Rembitan-Kedaron (1,5 km) dan ruas Medas-Sintung (0,54 km).

Ruas Mujur-Teruwai jadi ruas jalan yang menyedot anggaran paling besar mencapai Rp10 miliar lebih, karena biaya satuan penanganannya mencapai Rp3,4 miliar untuk satu kilometernya. Angka tersebut sama untuk penanganan ruas jalan Medas-Sintung. Sedangkan ruas jalan yang lain rata-rata biaya satuannya untuk satu kilometernya diangka Rp2,7 miliar.

Setelah penetapan dilakukan, selanjutnya akan dilakukan proses lelang. Harapannya, proses pengerjaan ruas-ruas jalan tersebut bisa segera dilaksanakan. Mengingat, waktu efektif bekerja tahun ini maksimal sekitar tiga bulan lagi, sehingga proses persiapan hingga pelaksanaan pengerjaan perbaikan jalan harus dilakukan secepatnya.

“Tapi kalau untuk pengerjaan jalan memang tidak butuh waktu lama. Semua sudah serba menggunakan mesin. Beda kalau pengerjaan bangunan yang butuh waktu lebih lama,” sebut Firman.

Pihaknya optimis dengan sisa waktu yang ada hingga akhir tahun ini, semua pengerjaan perbaikan ruas jalan tersebut bisa tuntas. Tidak sampai harus melewati batas waktu pengerjaan sampai akhir tahun.

Terpisah, juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Loteng, Ferdian Elmansyah, S.I.P.,M.M., mengapresiasi langkah Pemkab Loteng yang mengalokasikan anggaran cukup besar untuk penanganan ruas jalan rusak di daerah ini. Pun demikian pihaknya tetap mengingatkan agar proses perencanaan pekerjaan perbaikan jalan dilakukan dengan matang. Dan, pastikan pengerjaan ruas-ruas jalan tersebut dilakukan secara tepat mutu serta tepat volume.

Adapun terkait ruas-ruas jalan yang tidak masuk dalam program di tahun ini, diharapkan juga bisa diperhatikan kondisinya. Jika membutuhkan pemeliharan, lakukan perbaikan secara berkala. Supaya kebermanfaatan ruas-ruas jalan tersebut bisa dirasakan untuk jangka waktu yang panjang.

“Termasuk ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, kita juga minta agar bisa dilakukan pemeliharaan berkala. Agar bisa bermanfaat untuk jangka panjang,” tegas Sekretaris DPD II Partai Golkar Loteng ini. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN







VIDEO