Taliwang (Suara NTB) – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah menegaskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tidak semata-mata menjadi ajang untuk mencari qari dan qariah terbaik. Kegiatan harus menjadi bagian dari upaya menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Demikian hal itu disampaikan Bupati saat membuka MTQ ke-XXII Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat di Arena Utama Lapangan Sepak Bola Seteluk, Sabtu (26/9) malam.
“Keberhasilan MTQ tidak berhenti pada siapa yang menjadi juara. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika semakin banyak dari kita mencintai dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Bupati Amar.
Menurut Bupati, pelaksanaan MTQ tahun ini menunjukkan perkembangan dalam pembinaan peserta. Terbukti seluruh peserta yang mengikuti perlombaan merupakan putra-putri daerah KSB sebagai hasil pembinaan yang dilakukan secara intensif oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
Ia mengatakan hasil pembinaan tersebut, juga terlihat dari capaian KSB pada MTQ tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat sebelumnya yang berhasil menempati peringkat keempat. Capaian itu bagi Bupati, menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan telah berhasil dan perlu terus dilanjutkan.
Di ajang MTQ ke-XXII ini, Bupati meminta seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian perlombaan dengan sungguh-sungguh serta menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas. Menurutnya, kemampuan membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an harus ditempatkan sebagai bagian dari ibadah.
“Ikutilah seluruh rangkaian perlombaan dengan sungguh-sungguh. Junjung tinggi kejujuran dan sportivitas, karena setiap lantunan ayat suci adalah bagian dari ibadah kepada Allah SWT,” seru Bupati.
Bupati berharap MTQ tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga membentuk generasi yang mencintai Al-Qur’an, memahami pesan-pesannya dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut diharapkan turut menjadi bagian dari pembangunan daerah.
MTQ ke-XXII KSB ini diikuti 380 peserta dari seluruh kecamatan dengan 20 cabang lomba. Kegiatan berlangsung hingga 2 Oktober 2026 di sejumlah lokasi di Kecamatan Seteluk dengan mengusung tema “Melalui MTQ ke-22, Kita Wujudkan KSB Maju Luar Biasa Menuju Transformasi Kesejahteraan Masyarakat”. (bug)



