Dompu (Suara NTB) – Kabupaten Dompu masuk nominasi penerima program penanganan rumah kumuh tahun 2027.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Dompu, Rahmat Hidayat, SE., mengatakan, pemerintah daerah masih tahap pengajuan program penanganan rumah kumuh di tahun 2026. Kepastian mengenai besaran alokasi yang akan diterima masih menunggu penetapan pemerintah pusat.
“Dompu masuk di antara 52 kabupaten se-Indonesia yang masuk nominasi. Kepastian berapa yang didapat Kabupaten Dompu masih menunggu ketetapan pusat,” kata Rahmat Hidayat.
Rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono dan dihadiri kepala daerah calon penerima program penanganan rumah kumuh di Jakarta, ditegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas permukiman sekaligus mendukung penataan kota.
Selain program penanganan rumah kumuh, pemerintah juga menyiapkan program penataan kota melalui kementerian terkait lainnya. Karena itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan perencanaan secara matang agar program tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.
Rahmat mengatakan, khusus penanganan rumah kumuh di Desa Soro, Kecamatan Kempo tahap kedua dengan sasaran sekitar 160 unit rumah dipastikan akan mendapatkan program di tahun 2027.
“Untuk penanganan rumah kumuh Desa Soro tahap kedua sebanyak 160 unit, kita hampir pasti dapat tahun 2027,” ujarnya.
Menurutnya, kepastian alokasi program tersebut harus segera diikuti dengan kesiapan perencanaan di daerah. Pihaknya akan mengupayakan dukungan anggaran perencanaan melalui APBD Kabupaten Dompu tahun 2027.
“Kita akan upayakan juga dalam APBD 2027. Kita berharap alokasi perumahan kumuh ini sudah ada dalam Oktober ini, sehingga bisa disiapkan dukungan anggaran perencanaannya,” harap Rahmat.
Ia menambahkan, kesiapan perencanaan menjadi penting agar alokasi dari pemerintah pusat tidak lagi terkendala dalam menyiapkan dokumen dan tahapan pelaksanaan program di lapangan. (ula)



