BerandaNTBKOTA MATARAMEdukasi Literasi Keuangan

Edukasi Literasi Keuangan

PEMERINTAH Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, terus mendorong masyarakat meningkatkan literasi keuangan sebagai upaya mencegah warga terjerat judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan yang digelar TP PKK Provinsi NTB bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat Kelurahan Mandalika.

Lurah Mandalika, Lalu Heru Nuryadin, mengatakan edukasi literasi keuangan penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Menurutnya, judi online tidak hanya menguras penghasilan, tetapi juga dapat memicu persoalan ekonomi, mengganggu keharmonisan rumah tangga, hingga mendorong seseorang terjerumus dalam tindakan kriminal.

“Judi online ini sangat berbahaya dan merusak masa depan keluarga. Bahkan, sudah banyak warga yang akhirnya kehilangan bantuan sosial (bansos) karena ketahuan terjerat dan bermain judi online,” ujarnya, 28 September.

Heru mengapresiasi langkah TP PKK Provinsi NTB bersama OJK Provinsi NTB yang memberikan edukasi mengenai literasi keuangan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta yang terdiri atas tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga anggota Karang Taruna.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai bahaya judi online, konsekuensi hukum, serta cara mengelola keuangan keluarga secara sehat. Edukasi juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menggunakan layanan keuangan digital agar masyarakat tidak menjadi korban praktik pinjaman online ilegal.

Heru berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dan layanan keuangan digital. Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur tawaran keuntungan cepat, baik melalui judi online maupun pinjaman online ilegal.

“Mari kita jaga ketahanan keluarga melalui literasi keuangan yang baik. Jauhi segala bentuk perjudian demi masa depan anak-anak dan keluarga kita,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan sosial sesuai dengan kebutuhan dasar keluarga. Menurutnya, bansos diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga penggunaannya harus tepat sasaran dan tidak dialihkan untuk aktivitas seperti judi online. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN








VIDEO