Selong (Suara NTB) – Kebakaran melanda lahan kebun rumput gajah milik warga di Dusun Wates, Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 11.30 Wita. Berkat kesigapan warga, polisi, dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke lahan lain maupun permukiman warga.
Lahan tersebut diketahui milik Lalu Fikri (55), seorang PNS, dengan luas keseluruhan sekitar 20 are. Dalam peristiwa tersebut, sekitar 2 are lahan terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.
Kebakaran pertama kali diketahui Tajuddin (50), seorang petani, yang saat melintas di sekitar lokasi melihat kobaran api telah membesar dan mulai merembet ke semak-semak serta rumput gajah kering di lahan tersebut.
Tajuddin kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Ia juga menghubungi Polsek Terara untuk meminta bantuan.
Sekitar pukul 11.40 Wita, personel Polsek Terara di bawah kendali Kapolsek Terara bersama satu unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Terara tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 12.15 Wita, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Kobaran api tidak sampai merambat ke lahan lain maupun permukiman warga.
Kapolsek Terara mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan di lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui sumber awal kebakaran.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman dan belum dapat dipastikan. Kondisi lahan yang kering dan hembusan angin cukup kencang menyebabkan api cepat membesar,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan pohon yang terbakar. Kerugian dalam kejadian tersebut berupa semak dan rumput gajah kering yang terbakar.
Polsek Terara juga telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan berkoordinasi dengan pihak Damkar Kecamatan Terara. Petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lahan kering.
Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan hindari pembakaran sampah maupun aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas pemadam kebakaran,” imbaunya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih dalam kondisi vegetasi yang kering dan angin yang cukup kencang. (rus)



