Mataram (Suara NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemprov NTB menurunkan 60 personel mengamankan Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Kota Mataram, Rabu, 7 Oktober 2026 dari Taman Sangkareang menuju Teras Udayana. Puluhan personel itu ditempatkan di titik-titik rawan, seperti di lapangan Sangkareang, depan Hotel Santika sampai dengan Bank Indonesia, dan di Islamic Center.
Kepala Satpol PP NTB, Nunung Triningsih, mengatakan pengamanan ini dilakukan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan NTB, dan Satpol PP Mataram. “Kami menurunkan 60 personel dengan titik-titik dari Islamic Center sampai dengan Teras Udayana bagian barat dan timur jalan,” ujarnya, Rabu, 7 September 2026.
Penerjunan puluhan personel yang dilakukan Satpol PP NTB guna memastikan keamanan dan kondusivitas parade para pembalap sebelum bertanding di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober mendatang. Pengamanan difokuskan pada penonton yang melewati bahu jalan dan lapak yang mengganggu parade.
“Mulai dari jam 14.00 Wita sampai dengan selesai. Pengamanannya nanti termasuk pada lapak-lapak yang mengganggu,” katanya.
Selain melakukan pengamanan pada parade, Satpol PP NTB juga memperkuat patroli deteksi dini untuk memastikan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Tibumtranmas) tetap terjaga di kawasan strategis menuju Sirkuit Mandalika.
Patroli menyasar jalur dari Bundaran Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Bundaran Songgong hingga Pos Pantau Green Gate Sirkuit Mandalika, dengan petugas masih menemukan sejumlah aktivitas pedagang semangka dan pedagang lainnya serta aktivitas penjemuran tembako di trotoar jalan yang berpotensi mengganggu fungsi fasilitas publik.
Petugas juga melakukan pemantauan sekaligus pendekatan persuasif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu akses, kenyamanan dan ketertiban pengguna jalan. Langkah tersebut sejalan dengan penguatan cipta kondisi menjelang MotoGP Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober 2026, ketika mobilitas masyarakat dan wisatawan diperkirakan meningkat di sejumlah jalur menuju kawasan sirkuit.
“Sebelumnya, Satpol PP NTB juga telah melakukan pemantauan dan edukasi terhadap PKL di sekitar Mandalika sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan tetap tertib sekaligus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” bebernya.
Dalam pelaksanaan patroli kali ini, Satpol PP NTB turut berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Lombok Tengah yang juga melakukan patroli di sekitar kawasan sirkuit, sehingga pengawasan di lapangan dapat berjalan lebih terpadu. Sinergi lintas instansi ini menjadi penting untuk menjaga wajah Mandalika tetap aman, tertib, bersih. (era)



