BerandaNTBSUMBAWA BARATPersiapan Lomba STBM, Labuhan Kertasari Petakan Masalah Sanitasi dan Sampah

Persiapan Lomba STBM, Labuhan Kertasari Petakan Masalah Sanitasi dan Sampah

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Desa Labuhan Kertasari bersama Puskesmas Taliwang II mulai memetakan persoalan sanitasi di empat dusun sebagai bagian dari program KSB Sadar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pendataan ini sekaligus menjadi persiapan menghadapi Lomba STBM.

Sosialisasi dan persiapan tersebut dilaksanakan Rabu (7/10), dipimpin Kepala Puskesmas Taliwang II, Sujiman, SKM., bersama tim sanitasi, bidan desa, perawat, dan petugas Pustu.

Pendataan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (7-9/10). Tim melibatkan AGR, kader Posyandu, ketua RT, serta petugas kesehatan untuk mengidentifikasi kondisi sanitasi dan kebutuhan masyarakat.

Empat dusun yang menjadi sasaran adalah Kertasari, Padak, Labuhan, dan Boneputeh. Berdasarkan hasil pendalaman pemerintah desa, persoalan yang perlu mendapat perhatian antara lain keterbatasan akses air bersih dan pengelolaan sampah.

Di Dusun Boneputeh dan Kertasari sebagian masyarakat masih mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dilaksanakan pada 2024, juga belum optimal karena debit air terbatas.

Sementara itu, fasilitas tempat sampah telah tersedia di sejumlah lokasi. Namun, edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah berdasarkan jenisnya masih perlu diperkuat. Persoalan sampah juga menjadi perhatian di kawasan wisata pantai, khususnya Gelampar dan Ballona. Penambahan tempat sampah dan penguatan titik pengumpulan sampah dinilai diperlukan untuk menjaga kebersihan kawasan tersebut.

Armada pengangkut sampah telah tersedia. Tantangan berikutnya adalah mengatur mekanisme pengumpulan sampah dari rumah tangga dan kawasan wisata,agar pengangkutannya berjalan lebih efektif.

Pemerintah desa juga diharapkan memperkuat keterlibatan pemuda, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selama ini, pemuda setempat telah berpartisipasi dalam memberikan masukan kepada pemerintah desa dan melaksanakan aksi bersih pantai.

Hasil pendataan di empat dusun tersebut akan menjadi dasar penentuan prioritas penanganan, terutama terkait pemenuhan air bersih, penyediaan fasilitas persampahan, dan kebersihan kawasan wisata. Program KSB Sadar STBM diharapkan tidak hanya mendukung pelaksanaan lomba, tetapi juga mendorong perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.(*)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO