BerandaNTBKasus Dugaan Kekerasan Seksual Ponpes di Lobar Naik Penyidikan

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Ponpes di Lobar Naik Penyidikan

Mataram (Suara NTB) – Penyidik Satreskrim Polresta Mataram telah meningkatkan penanganan kasus dugaan kekerasan seksual oleh seorang guru di pondok pesantren (Ponpes) Lombok Barat ke tahap penyidikan.

Kepala Satreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, Minggu (11/10/2026) mengatakan, di tahap penyidikan, pihaknya telah memeriksa terduga pelaku.

Meskipun telah meningkatkan perkara ke tingkat penyidikan, Dharma mengaku belum menetapkan tersangka dalam perkara ini. “Kalau tetapkan tersangka belum. Lagi proses pemeriksaan saksi,” jelasnya.

Adapun saksi-saksi yang telah menjalani pemeriksaan di tahap penyelidikan akan kembali diperiksa di tahap penyidikan. “Nanti kita kembali periksa para saksi juga terduga pelaku,” tandasnya. Selain saksi, Dharma juga mengaku telah meminta keterangan ahli untuk perkara ini. Salah satu ahli yang dimintai keterangan oleh penyidik adalah ahli psikologi.

Terpisah, sebelumnya Ketua Lembaga Perlindungan (LPA) Mataram, Joko Jumadi menerangkan, terlapor dalam perkara ini merupakan ustaz atau guru berinisial F (30). Terduga F disebut melakukan kekerasan seksual di dua pondok pesantren tempatnya mengajar. “Lokasinya ada di dua Ponpes. Di Ponpes L dan AH Lombok Barat,” bebernya.

Korban, kata Joko, adalah santri laki-laki yang masih berada di usia anak. Salah satu korban merupakan disabilitas yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Modusnya, terlapor diduga melakukan manipulasi hingga memaksa korban. “Dia (korban) dipaksa, dipegang. Namanya anak-anak nggak berani nolak,” tutupnya. (mit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO