BerandaNTBLOMBOK TIMURKhawatir Banyak Proyek Molor, Pemkab Lotim Minta Pusat Intervensi Harga Semen

Khawatir Banyak Proyek Molor, Pemkab Lotim Minta Pusat Intervensi Harga Semen

Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) meminta pemerintah pusat segera mengintervensi persoalan harga dan distribusi semen yang sempat mencapai Rp100 ribu per sak. Tingginya harga dan keterbatasan pasokan dikhawatirkan mengganggu sejumlah program pembangunan di daerah.

Wakil Bupati Lotim, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, kepada Suara NTB, Senin (12/10/2026) menjelaskan, persoalan semen perlu mendapat perhatian serius, mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama dalam pembangunan infrastruktur maupun perumahan masyarakat.

Menurutnya, posisi geografis Lotim yang cukup jauh dari pabrik semen menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menjaga keterjangkauan harga bahan bangunan. Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk memastikan harga dan distribusi semen tetap terkendali.

“Persoalan ini perlu menjadi perhatian pemerintah pusat karena semen merupakan kebutuhan penting dalam pelaksanaan pembangunan,” ujar Edwin.

Selain harga yang tinggi, distribusi semen sebelumnya juga dilaporkan mengalami pembatasan. Toko-toko bangunan mendapatkan jatah pasokan, sementara distributor turut menerapkan sistem penjatahan kepada konsumen. Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan masyarakat dan pelaksana proyek dalam memenuhi kebutuhan semen.

Dampaknya dikhawatirkan merembet ke sejumlah program pembangunan daerah, termasuk penanganan infrastruktur jalan sepanjang sekitar 170 kilometer dan proyek revitalisasi. Kepastian pasokan bahan bangunan dinilai penting agar pekerjaan yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target.

Program penanganan rumah tidak layak huni juga menjadi perhatian. Pemkab Lotim menargetkan penanganan sekitar 1.500 unit rumah, sehingga persoalan harga dan ketersediaan semen diharapkan tidak menjadi penyebab keterlambatan pelaksanaan program tersebut.

Pemkab Lotim berharap pemerintah pusat melakukan pengawasan terhadap harga dan distribusi semen secara nasional. Penguatan distribusi melalui jalur pemerintah juga menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan untuk menjamin ketersediaan pasokan, terutama bagi kebutuhan pembangunan dan program yang menyentuh masyarakat.

Di tengah persoalan tersebut, pemerintah daerah juga harus memastikan berbagai agenda pembangunan lainnya tetap berjalan, termasuk pengembangan koperasi. Karena itu, penyelesaian persoalan semen dinilai penting agar tidak menambah hambatan dalam pelaksanaan program daerah.

Harga Semen di Lotim Mulai Membaik

Sementara itu, Kepala Bidang Bahan Pokok Penting Dinas Perdagangan Lotim, Saeful Wathon, menyampaikan kondisi harga dan distribusi semen di Lotim mulai membaik.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan terhadap distributor, harga semen saat ini sudah tidak terlalu mahal dibandingkan kondisi sebelumnya. Aktivitas pemesanan semen oleh distributor juga mulai meningkat.

Saeful menambahkan, hasil pengecekan yang dilakukan terhadap seluruh distributor menunjukkan harga semen sudah relatif lebih terkendali. Perkembangan tersebut menjadi indikasi positif bagi pemenuhan kebutuhan semen di Lotim.

Membaiknya kondisi pasokan dan harga diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas pembangunan, baik yang dilakukan masyarakat maupun pemerintah daerah.

Meski demikian, Pemkab Lotim tetap berharap pengawasan dan koordinasi dengan pemerintah pusat terus diperkuat. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan distribusi semen berjalan lancar sehingga program infrastruktur dan penanganan rumah tidak layak huni dapat terlaksana sesuai rencana. (rus)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO