Mataram (Suara NTB) – Dinas Perdagangan Kota Mataram menemukan indikasi permainan harga terhadap penjualan minyak goreng merek MinyaKita. Minyak subsidi ini dijual di atas harga eceran tertinggi.
Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida dikonfirmasi, Selasa (13/10) menjelaskan, keluhan masyarakat tentang stok terbatas serta mahalnya harga minyak goreng bersubsidi di pasar tradisional langsung ditindaklanjuti. Pihaknya menelusuri dan mencari benang merah terhadap persoalan tersebut. Tim menemukan indikasi permainan harga di tingkat pedagang. Pasalnya, agen menjual MinyaKita sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. “Dari distributor dijual ke agen harganya sesuai HET, tetapi di pedagang lainnya dijual Rp21 ribu-Rp23 ribu per liter,” sebutnya.
Permainan harga ini disinyalir tingginya permintaan masyarakat terhadap minyak goreng subsidi tersebut. Nida melihat MinyaKita menjadi primadona bagi masyarakat karena mahalnya harga minyak premium. Pedagang diingatkan tidak menaikan harga dengan alasan apapun, karena dikhawatirkan memicu kepanikan di tengah masyarakat. “Stok sebenarnya aman. Agen juga menerima tambahan pasokan dari distributor,” katanya.
Pihaknya tidak bisa mengintervensi atau memberikan sanksi bagi pedagang yang melanggar ketentuan penjualan minyak subsidi. Kecuali kata dia, pelanggaran itu dilakukan oleh mitra maka distribusi minyak akan dihentikan.
Menurutnya, salah satu pengendalian harga minyak goreng ini adalah menggelar operasi pasar. Operasi pasar akan melibatkan distributor di Kota Mataram, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah. “Kita juga ingin mendekatkan distributor dengan masyarakat. Harga yang diperoleh lebih murah dibandingkan berbelanja di pasar,” katanya.
Selain mengintervensi mahalnya minyak goreng lanjut Nida, pihaknya juga akan menggelar operasi pasar untuk menekan lonjakan harga beras premium. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan digelontorkan sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. (cem)



