Mataram (Suara NTB) – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Langkah bertujuan agar asesmen mendatang dapat menunjukkan peningkatan mutu yang signifikan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kota Mataram, Syarafudin, menyampaikan, pihaknya telah menyosialisasikan hasil TKA 2025 ke setiap satuan pendidikan. Sekolah diminta menjadikan hasil tes tersebut, sebagai acuan untuk membenahi dan meningkatkan mutu proses belajar-mengajar.
“Hasil TKA jadi evaluasi untuk perbaikan pembelajaran. Kita kurangnya dimana itu perbaiki,” ujarnya.
Dalam merancang langkah pembenahan tersebut kata dia, Disdik bersinergi dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Organisasi kepala sekolah ini didorong untuk memetakan berbagai kendala pembelajaran yang dihadapi siswa selama ini.
“MKKS mesti bekerja sama dengan sekolah untuk perbaikan pembelajaran ke depan,” tegas Syarafudin.
MKKS SMP Kota Mataram telah menyusun sejumlah program strategis. Salah satu langkah konkretnya adalah melakukan analisis terhadap soal-soal TKA sebagai dasar penyusunan silabus pembelajaran.
“Jadi, dalam kegiatan di sekolah kami akan mengundang guru Bahasa Indonesia dan Matematika untuk menganalisis soal-soal TKA,sehingga membuat semacam silabus untuk rambu-rambu kegiatan di sekolah terkait dengan persiapan menghadapi TKA tahun 2027,” ungkapnya.
Selain menganalisis soal, MKKS juga berencana mengintegrasikan penguatan literasi dan numerasi ke dalam kegiatan pembelajaran harian. Para guru akan dilibatkan secara aktif untuk merancang proses integrasi tersebut.
“Misalnya kalau numerasi intinya berpikir kritis, kemudian bisa dalam memahami konteks. Kemudian dalam konteks numerasi dia bisa membaca grafik, membaca, macam-macamlah,” pungkasnya. (sib)



