BerandaNTBLOMBOK TENGAHTahapan Pilkades Serentak Loteng Tidak Berubah

Tahapan Pilkades Serentak Loteng Tidak Berubah

Praya (Suara NTB) – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah (Loteng) Baiq Murniati, S.Sos., memastikan tahapan pelaksanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Loteng tahun 2026 ini tetap berjalan dan tidak ada perubahan. Seluruh desa yang menggelar Pilkades dipastikan akan tetap menggelar pemunguatan suara pada tanggal 29 Oktober 2026 mendatang. Kendati sejumlah desa mengajukan keberatan dan meminta tahapan pilkades serentak ditunda.

“Tahapan pilkades serentak tetap berjalan sesuai tahapan yang sudah direncanakan. Tidak ada tahapan yang ditunda,” tegas Murniati kepada awak media yang ditemuai usai mengikuti pembukaan kegiatan TMMD di Kelurahan Jontlak, Praya, Selasa (13/10/2026).

Diakuinya, memang ada beberapa desa yang mengajukan keberataan selama tahapan pilkades serentak. Seperti Desa Kabul, Desa Darek Kecamatan Praya Barat Daya serta Mertak Tombok Kecamatan Praya. Namun, keberatan yang ada sejauh ini sudah bisa diselesaikan dengan baik.

Artinya, secara proses tidak ada lagi masalah, karena memang penanganan keberatan hingga sengketa perolehan hasil pilkades sudah ada saluran penyelesaian yang disiapkan. Dengan begitu, tidak ada alasan bagi pihaknya untuk menunda tahapan pilkades serentak.

Untuk saat ini proses pelaksaan pilkades serentak sudah masuk penyiapan KPPS. Setelah itu dilakukan dengan penyiapan logistik pendukung. Dalam hal ini semua tahapan pelaksanaan pilkades diserahkan ke panitia desa. “Setiap desa sudah mendapat bantuan anggaran untuk pelaksanaan pilkades. Jadi semua diserahkan ke panitia pilkades di desa,” ujarnya.

Keamanan Pilkades Serentak Loteng Telah Disiapkan

Disinggung terkait pengamanan pelaksanaan pilkades, Murniati mengatakan sudah dikoordinasikan dengan aparat keamanan. Dalam hal ini kepolisian, TNI serta Pol PP. Merekalah yang nantinya akan melakukan pemetaan terkait pola pengamanan hingga kebutuhan personel keamanan untuk mengawal proses pilkades nantinya.

“Nanti sebelum pemungutan suara kita rencanakan juga ada kegiatan deklarasi bersama semua calon kepala desa. Untuk bersama-sama mengawal dan melaksanakan pilkades dengan aman dan damai,” imbuh mantan Camat Praya ini.

Terkait adanya kepala desa petahana yang kembali maju di pilkades kali ini, saat ini semua sudah cuti. Hal itu dilakukan supaya kades petahana bisa leluasan mempersiakan diri menghadapi pilakdes. Sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan jika kades incumbent tetap menjabat selama tahapan pilkades berlangsung. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO