BerandaNTBKOTA MATARAMAntisipasi Kebakaran Lahan Kosong

Antisipasi Kebakaran Lahan Kosong

PEMERINTAH Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait potensi kebakaran di tengah cuaca panas selama musim kemarau. Dalam sebulan terakhir, tercatat lima insiden kebakaran terjadi di wilayah tersebut, terutama di lahan kosong yang ditumbuhi rumput ilalang kering.


Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Rembiga, Faisal, mengatakan pihaknya terus menindaklanjuti arahan Wali Kota Mataram terkait sosialisasi dan edukasi untuk mengantisipasi kebakaran. Langkah tersebut dilakukan mengingat wilayah Rembiga masih memiliki cukup banyak lahan kosong yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.


“Imbauan dari Pak Wali tetap kita sebarluaskan. Sosialisasi melalui video di media sosial juga terus dilakukan agar masyarakat tetap waspada,” ujarnya, Rabu (14/10).


Selain memanfaatkan media sosial, pihak kelurahan juga menggencarkan sosialisasi dengan melibatkan kepala lingkungan dan ketua RT. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus meminimalkan risiko terjadinya kebakaran di lingkungan masing-masing.


Berdasarkan data Pemerintah Kelurahan Rembiga, lima insiden kebakaran dalam sebulan terakhir terjadi di lahan kosong yang ditumbuhi rumput ilalang. Kondisi vegetasi yang mengering akibat cuaca panas dinilai meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.


Faisal mengungkapkan, salah satu kawasan yang memiliki cukup banyak lahan kosong berada di Lingkungan Rembiga Barat, tepatnya di sekitar kawasan eks Bandara Selaparang. Di kawasan tersebut terdapat lahan persawahan yang mengering serta lahan bekas bandara yang ditumbuhi ilalang kering.
“Di sana ada lahan persawahan yang kering dan lahan bekas bandara karena banyak ilalang yang sudah kering,” katanya.


Faisal menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan kebakaran terbaru di wilayahnya. Meski demikian, pihak kelurahan terus melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama yang dipicu oleh aktivitas manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah di area yang kering.


Pemerintah Kelurahan Rembiga pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, baik di lahan kosong maupun di kawasan permukiman. Warga juga diminta memperhatikan kondisi instalasi listrik untuk mengantisipasi kebakaran akibat korsleting listrik.


Melalui sosialisasi dan edukasi yang terus dilakukan, pemerintah kelurahan berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran semakin meningkat sehingga risiko kebakaran selama musim kemarau dapat diminimalkan. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN














VIDEO