BerandaNTBLOMBOK UTARAPendaftar Lebih dari 30 Orang, Banyak Pelamar Jabatan Eselon II KLU Tak...

Pendaftar Lebih dari 30 Orang, Banyak Pelamar Jabatan Eselon II KLU Tak Sertakan Dokumen

Tanjung (Suara NTB) – Calon kandidat atau pelamar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau eselon II pada empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mencapai lebih dari 30 orang. Seleksi yang digelar terbuka tersebut, mengundang minat pelamar luar daerah, meski orientasinya terkesan tidak serius.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KLU, Zulfahrudin, melalui Kepala Bidang PSDM, Mukhsinin, Kamis (15/10) tak membantah adanya pelamar luar daerah atau luar provinsi yang mengisi lamaran secara online melalui website asnkarier.bkn.go.id. Hanya saja, tidak satu pun dari pelamar tersebut yang menindaklanjuti pendaftarannya dengan mengajukan berkas lamaran ke meja Panitia Seleksi (Pansel).

“Total pelamar sementara sebelum hari penutupan lebih dari 30 orang. Yang paling banyak itu OPD Kesbangpolinmas dengan pelamar sementara 12 orang,” ujar Mukhsinin di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, dari 30 lebih pelamar tersebut, terlihat indikasi para pelamar dari luar provinsi terkesan coba-coba berpartisipasi. Pada pendaftaran online, tercatat pelamar berasal dari salah satu daerah di Provinsi Sumatra, kemudian Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, hingga Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat Daya.

Para pelamar dari luar Provinsi NTB tersebut hanya mengisi pendaftaran atau berstatus “Melamar Dalam Jabatan”. Namun, para pelamar tersebut tidak menindaklanjuti lamarannya dengan mengirimkan berkas pendukung.

Selain itu, di antara para pelamar dimaksud, secara administratif bisa dipastikan tidak memenuhi syarat golongan. Ia mencontohkan, pada dua pelamar dari Kabupaten Deiyai, keduanya bergolongan IIIa. Salah satunya merupakan Fresh Graduate. Sedangkan peserta lain dari Kabupaten yang sama, melamar dalam jabatan di Dinas PUPR, dengan golongan IIIa dan bertugas selaku IT Developer.

“Tapi, ada juga pelamar yang golongannya tinggi. Seperti dari Kabupaten Buru (Provinsi Maluku). Yang bersangkutan bergolongan IVc, namun tidak menindaklanjuti dengan mengirim berkas lamaran dan CV (curriculum vitae),” ujarnya.

Sebaliknya, pada pelamar asal dinas di KLU atau dalam Provinsi NTB, lamaran JPTP yang diisi ditindaklanjuti dengan menyertakan berkas pendukung.

Sebagai gambaran, Mukhsinin menyebut dari 33 orang pelamar sementara pada masing-masing OPD, sebarannya antara lain Dinas Kesbangpol sebanyak 12 orang dengan jumlah pelamar sementara yang mengirim CV antara empat sampai lima orang; Dinas PUPR sebanyak tujuh orang dengan pelamar sementara yang menyertakan CV sebanyak empat orang.

Kemudian, pelamar Bappeda sebanyak delapan orang dengan pelamar sementara yang mengirim CV sebanyak empat orang. Serta, pelamar pada Dinas Perhubungan sebanyak enam orang, dengan pelamar sementara yang mengirim CV sebanyak empat orang.

“Gambaran pelamar ini masih bersifat sementara, karena finalnya secara resmi dikeluarkan oleh Panitia Seleksi. Kebetulan hari ini (Kamis (15/10/2026) kemarin, red), adalah hari kedua atau hari terakhir verifikasi syarat administrasi, maka hasilnya akhirnya akan diumumkan nanti malam (Kamis malam) pukul 00.00 Wita,” jelasnya.

Menurut Mukhsinin, tidak menutup kemungkinan ada tambahan jumlah peserta dengan status “Lamaran Dikirim” yang artinya menyertakan CV, akan bertambah. Mengingat gambaran yang diungkapnya ke media adalah data sementara dan bukan merupakan data final.

“Kita meyakini, seleksi terbuka yang digelar Bupati ini memberi kesempatan yang sama kepada ASN di KLU untuk bersaing secara sehat dalam seleksi JPTP. Harapan kami, seluruh prosesnya berjalan lancar sesuai jadwal yang ditetapkan panitia seleksi,” tandasnya. (ari)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO