Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan serangkaian kegiatan untuk menyemarakkan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, dan Hari Guru Nasional tahun 2026. Berbagai agenda disiapkan agar peringatan tiga hari besar tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan makna bagi masyarakat.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Dikpora NTB, Bowo Susatyo, S.Sos., MT., di ruang rapat Tut Wuri Kantor Dikpora NTB, Kamis (15/10/2026).
Rapat dihadiri para kepala bidang di lingkungan Dikpora NTB, perwakilan instansi terkait Pemerintah Provinsi NTB, PGRI, KNPI , Kwarda Pramuka serta perwakilan kepala SMA dan SMK.
Usai memimpin rapat, Bowo Susatyo menjelaskan bahwa Dinas Dikpora NTB ingin menghadirkan rangkaian kegiatan yang mampu menumbuhkan semangat kepemudaan, menghargai jasa para pahlawan, serta memberikan apresiasi terhadap dedikasi para guru.
“Kita ingin dalam memperingati hari-hari besar nasional, khususnya Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, dan Hari Guru tahun 2026 ini, peringatannya bukan sekadar upacara seremonial biasa, tetapi ingin membuat sesuatu yang lebih bermakna,” terangnya.
Sejumlah kegiatan yang direncanakan antara lain gerak jalan, pertandingan futsal antar pelajar SMA/SMK se-NTB untuk memperebutkan Piala Kepala Dinas Dikpora NTB, serta berbagai perlombaan lainnya. Panitia juga tengah merencanakan pertandingan berskala nasional seperti lomba Pinkle ball yang akan melibatkan guru dari berbagai daerah.
Bowo berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berlangsung meriah sekaligus menjadi ruang bagi pelajar, pemuda, dan tenaga pendidik untuk menunjukkan kemampuan, mempererat kebersamaan, serta membangun semangat berprestasi.
“Kami akan berupaya agar peringatan tiga hari besar ini berlangsung semeriah mungkin sehingga memiliki kesan tersendiri bagi masyarakat NTB,” ujarnya.
Siapkan Tujuh Kepala Sekolah Berprestasi untuk Dorong Kemajuan Sekolah
Selain rangkaian perlombaan, Dikpora NTB juga menyiapkan program apresiasi bagi kepala sekolah berdasarkan empat aspek penilaian, yakni prestasi, inovasi, perspektif, dan manajemen pengelolaan sekolah.
Bowo menyampaikan bahwa sesuai kebijakan Gubernur NTB, sebanyak tujuh kepala sekolah direncanakan dipilih untuk menerima penghargaan. Selanjutnya, mereka akan ditugaskan di tujuh sekolah yang berada di wilayah pinggiran atau yang dinilai belum berkembang secara optimal.
Penugasan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan sekolah, menghadirkan inovasi pembelajaran, serta mempercepat kemajuan satuan pendidikan yang membutuhkan penguatan.
Program ini menjadi salah satu agenda yang diarahkan untuk memperluas pemerataan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan pengalaman dan kapasitas kepala sekolah berprestasi.
Pemenang 15 Pemuda Pelopor Desa 2026 akan diberikan hadiah pada Hari Sumpah Pemuda.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME., menyampaikan bahwa puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda nantinya juga akan menghadirkan sekitar 80 Purna Pemuda Pelopor NTB.
Begitu juga dengan pada Peagent akan hadir lebih dari 60 as akan mengenakan pakaian daerah Nusantara. Mereka berasal dari beragam ajang dan komunitas, di antaranya Putri Indonesia NTB, Putri Remaja dan Anak Indonesia NTB, Batik, Putri Pariwisata, Putri Pendidikan, Putri Hijab Influencer, Putri Kebaya, serta perwakilan putri berprestasi lainnya.
Selain itu, acara puncak akan menjadi momentum pemberian penghargaan kepada 15 pemenang Pemuda Pelopor Desa yang berhasil melalui proses seleksi dalam lima kategori.
“Jadi, ada 15 pemenang Pemuda Pelopor Desa dengan lima kategori yang nantinya akan hadir untuk menerima penghargaan sebagai sang juara. Penyerahannya pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ungkap H. Tarmidzi.
Menurutnya, kehadiran para pemuda pelopor dan putra-putri berprestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dikpora NTB berharap dukungan seluruh pihak dapat memastikan setiap agenda berjalan lancar dan memberikan manfaat luas. Melalui rangkaian peringatan ini, pemerintah daerah ingin memperkuat semangat persatuan pemuda, penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan, serta apresiasi atas peran guru dalam membangun sumber daya manusia NTB yang unggul dan berdaya saing mewujudkan NTB Makmur Mendunia. (r)



