Giri Menang (suarantb.com) — Jurnalistik tidak berhenti pada kegiatan menulis berita, mengambil gambar, atau membuat konten media sosial. Di dalamnya terdapat tanggung jawab menyampaikan fakta, keberanian menyuarakan kebenaran, serta kemampuan berpikir kritis dan bekerja sama.
Semangat inilah yang diusung JurnaliSmanar (Jurnalistik SMAN 1 Narmada) melalui kegiatan “Memimpin Melalui Jurnalistik: Pelatihan Kepemimpinan dan Pelantikan Pengurus Baru Masa Bakti 2026/2027”, yang berlangsung di SMAN 1 Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat–Minggu, 16–18 Oktober 2026.

Dengan melibatkan sekitar 60 peserta dan panitia serta dukungan mitra by.U Telkomsel Lombok dan PT Cakra Sumber Karya, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kepemimpinan pelajar, keterampilan jurnalistik, literasi digital, dan regenerasi organisasi.
Kepala SMAN 1 Narmada, Hulwani, S.Pd., M.M., menekankan pentingnya memperkuat peran JurnaliSmanar sebagai media sekolah yang aktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, JurnaliSmanar tidak hanya menjadi wadah publikasi kegiatan sekolah, tetapi juga ruang bagi siswa untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan potensi, serta membangun budaya literasi.

“JurnaliSmanar diharapkan menjadi media sekolah yang mampu menyuarakan kreativitas, prestasi, dan aspirasi siswa. Lebih dari itu, JurnaliSmanar harus menjadi ruang belajar yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi,” demikian pesan yang dapat ditegaskan dalam sambutan Kepala Sekolah.
Selama tiga hari, peserta mengikuti pelatihan kepemimpinan dan keorganisasian, teknik wawancara dan reportase, penulisan berita, fotografi, video jurnalistik, pengelolaan media sosial, serta etika publikasi digital. Peserta juga mengikuti praktik produksi konten, presentasi karya, tantangan kepemimpinan, dan kegiatan membangun kerja sama tim.

Wakasek Kesiswaan, H. Hedi Hatadi, S.Pd., M.Pd., menyoroti pentingnya keberanian menyampaikan fakta yang disertai tanggung jawab. Dalam dunia informasi digital yang bergerak cepat, keberanian mengungkapkan fakta harus berjalan seiring dengan ketelitian memeriksa informasi, menjaga etika, dan mempertimbangkan dampak pemberitaan.
“Jurnalis pelajar harus berani menyampaikan fakta, tetapi keberanian itu harus disertai tanggung jawab. Informasi perlu diperiksa kebenarannya, disampaikan secara berimbang, dan tidak merugikan pihak lain. Integritas adalah dasar agar media sekolah memperoleh kepercayaan,” menjadi pesan penting bagi anggota JurnaliSmanar.

Sejalan dengan itu, Ketua Panitia sekaligus Ketua JurnaliSmanar, Gadiza Rahma Nisa, menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kerja sama dan integritas seluruh anggota. Setiap anggota memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari mencari informasi, menulis berita, mengambil gambar, hingga menyunting dan memublikasikan konten.
“JurnaliSmanar tidak bisa berjalan hanya dengan mengandalkan satu atau dua orang. Kita membutuhkan kerja sama, saling percaya, dan komitmen untuk menjalankan tanggung jawab. Integritas harus dijaga agar setiap karya yang dihasilkan menjadi kebanggaan bersama dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Melalui rangkaian pelatihan dan praktik, JurnaliSmanar mendorong anggotanya agar tidak sekadar terampil memproduksi konten, tetapi juga mampu memverifikasi informasi, menghindari hoaks, dan menggunakan media digital secara bertanggung jawab.
Dukungan by.U Telkomsel Lombok dan PT Cakra Sumber Karya menjadi bagian dari kolaborasi sekolah dan dunia usaha dalam mendukung kreativitas serta kecakapan digital generasi muda. Kemitraan ini diharapkan memperkuat ruang belajar yang produktif dan relevan dengan perkembangan teknologi informasi.
Di kesempatan lain, Pembina JurnaliSmanar, Habiburrahman, S.Pd., M.Pd., saat dihubungi suarantb.com mengungkapkan bahwa puncak kegiatan dijadwalkan pada Minggu, 18 Oktober 2026, melalui pemilihan dan pelantikan pengurus baru JurnaliSmanar Masa Bakti 2026/2027, dilanjutkan dengan serah terima kepengurusan.

“Regenerasi ini menjadi momentum untuk meneruskan semangat literasi, memperkuat budaya organisasi, dan mengembangkan media sekolah sebagai ruang aspirasi serta kreativitas siswa,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, JurnaliSmanar menegaskan bahwa jurnalistik merupakan ruang belajar untuk membangun karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial melalui keberanian untuk terus belajar menjaga fakta, integritas dalam berkarya, dan kebijaksanaan dalam menggunakan suara. (r)



