Mataram (Suara NTB) – Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, sukses menggelar Lomba Tingkat II (LT II) Pramuka Penggalang. Kegiatan bertajuk adu ketangkasan dan pembentukan karakter ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (16-17/10) yang dipusatkan di SMPN 16 Mataram.
LT II merupakan ajang perlombaan beregu bagi anggota Pramuka Penggalang di tingkat kecamatan. Selain sebagai wadah evaluasi dan seleksi atas hasil pembinaan di gugus depan (gudep). Ajang ini menjadi batu loncatan untuk memilih regu berprestasi yang akan melaju ke ajang perlombaan tingkat berikutnya.
Ketua Kwartir Ranting Cakranegara, Lalu Jinade, mengungkapkan bahwa dari rangkaian perlombaan ini akan disaring dua tim terbaik untuk membawa nama Kecamatan Cakranegara di ajang LT III tingkat Kota Mataram.
“Dari lomba-lomba tersebut nantinya akan dipilih dua tim terbaik, yakni satu regu putra dan satu regu putri terbaik. Mereka kemudian akan dikirim untuk bertanding pada LT III tingkat Kota Mataram,” ujar Lalu Jinade kepada Suara NTB.
Lalu Jinade menambahkan, kegiatan LT II bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan media efektif dalam menempa nilai-nilai karakter peserta didik, seperti kemandirian, kedisiplinan, keberanian tampil, tanggung jawab, hingga nilai religius.
“Ekstrakurikuler Pramuka itu luar biasa. Semua nilai-nilai dari eskul yang lain hampir semuanya ada di dalam Pramuka,” ungkap Lalu Jinade yang juga Kepala SMPN 4 Mataram ini.
Lebih lanjut disampaikan Lalu Jinade terkait beragam cabang lomba ketangkasan dan karakter yang dihelat dalam LT II tersebut. Diantaranya Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB), Lomba Yel-yel dan Pentas Seni yang menguji kekompakan, kreativitas, dan rasa percaya diri peserta.
Selanjutnya lomba KIM (Kemampuan Indra Manusia) dan Lomba SMS (Sandi, Morse, dan Semaphore) yakni menguji keterampilan komunikasi rahasia dan isyarat yang menjadi kemampuan dasar wajib Pramuka.
Kemudian lomba P3K yakni pertolongan pertama pada kecelakaan yakni menguji kesiapsiagaan anggota Pramuka dalam memberikan perawatan darurat sementara kepada korban kecelakaan atau sakit mendadak sebelum penanganan medis tiba.
“Dalam ajang LT II ini, anak-anak dibentuk karakternyanya dengan diuji melalui serangkaian lomba yang mengasah keterampilan fisik, komunikasi, disiplin, keberanian untuk tampil dan tanggungjawab hingga ketajaman indra,” jelasnya.
Ajang LT II Kwarran Cakranegara tahun ini diikuti oleh utusan pramuka dari berbagai tingkatan sekolah di wilayah Cakranegara, yang terdiri dari lima Sekolah Dasar Negeri (SDN), tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan satu Madrasah Tsanawiyah (MTs). Melalui semangat Trisatya dan Dasa Darma, seluruh peserta tampak antusias mengikuti tiap tahapan lomba hingga usai. (ndi/*)



