Praya (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mengubah target pemasukan pajak hiburan dari ajang MotoGP Mandalika 2026, karena jumlah penonton ajang dunia tersebut yang meningkat. Jika tahun sebelumnya Pemkab Loteng memperoleh sekitar Rp2,4 miliar, maka tahun ini setidaknya Rp3 miliar diharapkan bisa masuk ke kas daerah dari ajang MotoGP Mandalika.
Nilai itu di luar dari pajak hiburan di luar ajang MotoGP serta pajak hotel dan restoran selama ajang MotoGP Mandalika berlangsung. Wakil Bupati (Wabup) Loteng, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos., M.Si., mengatakan pajak hiburan sendiri diambil dari persentase penjualan tiket nonton MotoGP Mandalika. Jadi semakin tinggi hasil penjualan tiket MotoGP Mandalika, secara logika semakin besar pula potensi perolehan dari pajak hiburannya.
“Tapi berapa angka pastinya kita belum tahu. Karena masih menunggu hasil perhitungan dari ITDC,” sebut Wabup kepada awak media saat ditemui di Kantor DPRD Loteng, Senin (19/10).
Sejauh ini, ITDC sendiri belum menyampaikan laporan perhitungan hasil penjualan tiket nonton MotoGP Mandalika ke Pemkab Loteng. Karena itu, rincian perolehan pajak hiburan dari ajang tersebut belum diketahui.
Nantinya kalau sudah ada laporan dari ITDC, baru bisa diketahui berapa angka riil pajak hiburan yang diperoleh Pemkab Loteng dari ajang MotoGP Mandalika yang disebut sukses memecahkan rekor jumlah penonton hingga 157 ribu orang selama tiga hari gelaran.
“Masih dihitung, belum diterima setorannya. Dengan jumlah penonton sebesar 157 ribu orang, estimasi kami kalau tahun lalu Rp2,4 miliar, tahun ini bisa Rp3 miliar. Itu dari pajak hiburan saja. Belum dari dampak lainnya seperti hotel dan lainnya,” ujar Ketua DPD II Partai Golkar Loteng ini.
Ia mengatakan, kalau bicara pemasukan lainnya dampak dari MotoGP tentu lebih besar lagi. Tidak hanya bicara pajak hiburan saja, tetapi juga pajak dan restribusi lainnya. Terutama yang paling dirasakan yakni dampak peningkatan tamu hotel dan restoran.
Secara umum selama tahun 2025 lalu, Pemkab Loteng memperoleh pemasukan lebih dari Rp130 miliar. Tahun ini dengan angka kunjungan wisatawan yang terus meningkat diwilayah Loteng, khususnya di Kawasan The Mandalika termasuk saat event MotoGP, semestinya Loteng bisa memperoleh pemasukkan di atas Rp130 miliar.
“Dengan melihat peningkatan jumlah penonton meskinya pemasukan dari pajak hiburan dan lainnya lebih tinggi dari tahun lalu,” tegas Nursiah. (kir)



