BerandaNTBPetugas Kebersihan Kampus di Mataram Diduga Lecehkan Mahasiswi di Toilet

Petugas Kebersihan Kampus di Mataram Diduga Lecehkan Mahasiswi di Toilet

Mataram (Suara NTB) – Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi atau kampus di Mataram mengalami dugaan pelecehan seksual oleh seseorang petugas kebersihan di kampus tersebut. Dugaan pelecehan berupa perekaman diam-diam oleh terduga pelaku di dalam toilet.

Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) kampus tersebut, Joko Jumadi, Rabu (21/10/2026) mengatakan, dugaan pelecehan seksual itu kini telah ditangani pihaknya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah memeriksa korban dan terduga pelaku. Kini, pihak satgas tinggal menggelar rapat pleno untuk menentukan sanksi bagi terduga pelaku.

“Besok sudah ada putusan. Besok sudah ada rekomendasi yang bisa kita berikan ke rektor,” kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram itu.

Joko membenarkan, terduga pelaku merupakan petugas kebersihan di kampus tersebut. Terduga pelaku, lanjutnya, dengan sengaja merekam korban saat berada di toilet.

Kejadian itu terungkap ketika korban menemukan memergoki terduga pelaku tengah merekam secara diam-diam. Setelahnya, korban mengambil handphone tersebut dan mengonfrontasi terduga pelaku.

“Pelaku melakukan itu pada satu orang (korban). Terduga pelaku mengakui perbuatannya,” sebut dia.

Meskipun telah mengakui perbuatannya, video yang ia ambil secara diam-diam telah terhapus. “Terduga pelaku langsung hapus videonya, jadi kami tidak punya videonya (sebagai bukti),” tambahnya.

Adapun sanksi bagi terduga paling berat bisa sampai pemecatan.

Pihak Satgas PPKS kampus itu mencatat baru pertama kali kejadian seperti ini terjadi. Joko juga menyebut bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran bagi pihak kampus untuk membenahi kondisi toilet untuk mahasiswa.

“Rekomendasi nanti mungkin perbaikan kamar mandi. Jadi di kamar mandi jangan ada celah untuk seorang menaruh handphone diam-diam,” tandasnya. (mit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN















VIDEO