Tanjung (Suara NTB) – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) yang berada di bawah Kementerian Keuangan, secara resmi turun ke Kabupaten Lombok Utara (KLU), pada Selasa (20/10/2026). Melalui Konsultan yang ditunjuk, PII akan memulai tahap teknis penilaian Alat Penerangan Jalan (APJ) eksisting, studi pemetaan titik APJ hingga analisis finansial terhadap kemampuan membayar atau payment ability dari pemerintah daerah.
Ketua Tim Juru Fasilitasi Proyek untuk Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) APJ, Kemenkeu Hendro Prasetyo, via Zoom Meeting di sela-sela pertemuan perdana antara PII, Konsultan dengan Pemda, menyampaikan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia menegaskan komitmen penuh dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Kami ingin menegaskan komitmen pendanaan keuangan untuk mendukung pemerintah kabupaten dalam menyiapkan dan merealisasikan proyek infrastruktur melalui skema KPBU, antara lain melalui fasilitas Project Development Facility (PDF),” ungkap Hendro.
Pada tahap studi kelayakan hingga proses pengadaan, konsultan yang ditunjuk PII akan hadir mendampingi Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK). PII dalam hal ini telah menunjuk Konsultan resmi yang bertugas di KLU.
“Penugasan ini melibatkan PT PII sebagai fasilitator utama. Dengan adanya penetapan tim konsultan ini, Kementerian Keuangan optimis bahwa proses fasilitasi dan pematangan proyek dapat berjalan lebih cepat dan terarah,” sambungnya.
Menurut Hendro, dukungan teknis dari para konsultan menjadi kunci agar koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah KLU dapat berjalan dengan optimal. “Dengan demikian, penyiapan proyek dan proses transaksi pencapaian dapat dilakukan secara terstruktur, berkualitas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis ini. Ia juga berharap kerja sama yang terjalin dapat menjadi langkah awal yang baik dalam mendorong penyediaan layanan penerangan jalan yang terbaik.
“Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat KLU,” harapnya. (ari)



