Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa memastikan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di RSUD Sering segera beroperasi. Staf operasional telah ditempatkan sebagai syarat operasional.
“Peraturan bupati terkait pengelolanya sudah ada termasuk analisa jabatan (anjab) dan analisis beban kerja (ABK), tinggal kita menunggu droping alat dari Pemerintah Pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H.Sarip Hidayat, Senin (2/11).
Pemerintah Pusat awalnya mendistribusikan alat kesehatan akhir tahun 2025, tetapi adanya pergeseran anggaran sehingga baru terealisasi tahun ini. Fasilitas tersebut nantinya sebagai cikal bakal beroperasinya Labkesmas karena, keberadaan bangunan belum bisa dimanfaatkan.
Ia menyebutkan, sejumlah 28 jenis alat yang akan disalurkan dari Kementerian Kesehatan dilakukan secara bertahap.
“Kami berharap droping alatnya tambahan bisa dilakukan tahun ini, sehingga Labkesmas ini bisa beroperasi secara optimal,” ujarnya.
Sarip menilai keberadaan Labkesmas tersebut dianggap sangat strategis dalam memperkuat sistem layanan kesehatan bagi masyarakat. Terutama dalam hal pemeriksaan laboratorium yang terstandar dan terintegrasi.
Labkesmas ini juga dirancang sebagai pusat laboratorium kesehatan yang secara teknis akan membawahi semua laboratorium di wilayah Sumbawa. Fasilitas kesehatan ini juga bisa digunakan oleh swasta.
“Kami akan menjadikan labkesmas sebagai simpul koordinasi dan pengawasan mutu laboratorium secara menyeluruh,sehingga bisa mendeteksi penyakit menular, pemeriksaan lingkungan, serta pemantauan kesehatan masyarakat sebagai rujukan utama layanan laboratorium di daerah,” demikian kata dia. (ils)



