KOMISI I DPRD Lombok Barat (Lobar) menyambut baik dan mendukung penuh Wakil Bupati (Wabup) Lobar, Hj. Nurul Adha melantik pejabat Sektretaris Daerah (Sekda) yang direncanakan Rabu (4/11/2026). Pasalnya, posisi Sekda sangat penting dalam menunjang roda pemerintahan di masa transisi ini.
Sosok Sekda diharapkan merangkul semua pihak dan membangun soliditas serta harmonisasi antara eksekutif dengan legislatif. “Kami dari Komisi I DPRD Lobar pada prinsipnya menyambut baik dan mendukung penuh pelantikan Sekda definitif yang dijadwalkan pada hari Rabu mendatang,” kata Ketua Komisi I DPRD Lobar, Akhyar Rosidi, Senin (2/11/2026).
Menurutnya pelantikan Sekda definitif merupakan bagian penting dari keberlanjutan tata kelola pemerintahan daerah. Sepanjang seluruh proses dan tahapan telah dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan, maka tidak ada alasan untuk tidak mendukung proses tersebut.
“Harapan kami, Sekda yang dilantik nantinya dapat segera bekerja, membangun soliditas birokrasi, serta menjadi penghubung komunikasi dan koordinasi yang baik antara eksekutif dan legislatif,” tegasnya.
Ia mengatakan, Pemkab Lobar, membutuhkan Sekda yang mampu merangkul semua pihak, menjaga harmonisasi kelembagaan, dan paling penting juga memastikan roda pemerintahan berjalan efektif demi kepentingan masyarakat Lobar.
“Kami yakin, Sekda yang akan dilantik nanti adalah yang sekda yang sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah kita di Lobar,” imbuhnya.
Sebelumnya, Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha manyampaikan rencananya melantik Sekda pada Rabu (4/11/2026). Rencana pelantikan ini, karena Wabup telah menerima persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Wabup menyampaikan, pihaknya telah menerima persetujuan terhadap satu nama calon sekda yang diajukan dari Kemendagri sejak pekan lalu. “Dari Kemendagri itu (persetujuan) sudah sejak minggu lalu. Insyaallah pelantikan minggu depan (awal November),” kata Wabup.
Wabup mengatakan, satu nama calon Sekda telah di-SK-kan. Artinya semua proses telah tuntas, seperti telah ada persetujuan teknis (Pertek). Nurul Adha enggan membeberkan nama Sekda yang akan dilantik. “Nanti saja, walaupun mungkin teman-teman bisa menebak, tapi besok saja jadi kejutan,” imbuhnya. (her)



