Selong (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) terus memperkuat penerapan sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu langkah yang disiapkan adalah penerapan manajemen talenta ASN melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta Badan Kepegawaian Negara (Simata BKN).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Yulian Ugi Lusianto, menjelaskan, Lotim telah menggunakan Simata BKN sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kepegawaian yang profesional dan berbasis kompetensi.
“Lotim sudah menggunakan Simata BKN,” jelasnya, menjawab Suara NTB, Senin (2/11/2026),
Selain penggunaan Simata BKN, penerapan Integrated Mutasi (I-MUT) BKN di Lotim juga telah berjalan. Sistem tersebut digunakan dalam proses mutasi ASN dengan mengacu pada norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) yang berlaku serta berada dalam pengawasan langsung BKN.
Menurut Yulian, penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pengelolaan kepegawaian berjalan sesuai ketentuan dan prinsip meritokrasi.
Meski demikian, peningkatan kualitas pelaksanaan sistem merit masih terus diupayakan, terutama dalam aspek manajemen talenta yang menjadi salah satu indikator penilaian meritokrasi berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 19 Tahun 2025.
Penerapan manajemen talenta tersebut dijadwalkan mulai 1 Januari 2027. Sebagai bagian dari tahapan persiapan, Pemkab Lotim juga akan melakukan ekspose di BKN pada pertengahan November 2026.
Ekspose tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Lotim untuk memaparkan kesiapan penerapan manajemen talenta sekaligus memperoleh evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan.
Penerapan manajemen talenta diharapkan dapat memperkuat sistem pengembangan karier ASN agar lebih terukur, objektif, dan berbasis kompetensi. Dengan sistem tersebut, penempatan pegawai diharapkan tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan organisasi, tetapi juga memperhatikan kualifikasi, kompetensi, kinerja, serta potensi masing-masing ASN.
Di sisi lain, kesiapan penggunaan sistem digital perlu diikuti dengan konsistensi penerapan prinsip merit dalam setiap keputusan kepegawaian. Transparansi promosi, mutasi, dan pengembangan karier menjadi aspek penting untuk memastikan sistem tersebut memberikan dampak nyata bagi birokrasi.
Dengan persiapan yang terus berjalan, Lotim menargetkan penerapan manajemen talenta dapat dilakukan sesuai jadwal. Tahapan selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam memastikan sistem pengelolaan ASN di daerah itu semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja. (rus)



