Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa akhirnya mendapatkan kepastian dari pemerintah pusat terkait keberlanjutan pembangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sering. Alokasi anggaran disiapkan sekitar Rp120 miliar untuk pembangunan rumah sakit dan pengadaan fasilitas kesehatan.
“Pembangunan di RSUD Sering saat ini baru 37 persen, alhamdulillah adanya tambahan alokasi anggaran di tahun 2027 pembangunan di RSUD tersebut terus berlanjut,” kata Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot dikutip dari laman media sosial pribadinya, Rabu (4/11).
Berdasarkan hasil komunikasi dengan Wakil Menteri Kesehatan RI (Wamenkes) Prof. Dante Saksono Harbuwono Kabupaten Sumbawa kata dia, Pemkab Sumbawa akhirnya mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp120 miliar di tahun 2027. Anggaran tersebut terdiri dari Rp100 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp20 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.
Menurutnya, dukungan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Sumbawa. Mengingat sebelumnya pembangunan RS Sering sempat keluar dari daftar prioritas Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meski pembangunannya sangat penting untuk dilanjutkan.
“Kita terus berupaya memperjuangkannya agar dapat dilanjutkan. Ini adalah komitmen kita untuk menghadirkan fasilitas dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Sumbawa,” ucapnya.
Saat ini, pekerjaan yang rampung pekerjaannya yakni pembangunan gedung C. Gedung H yang diperuntukkan untuk penanganan sakit jiwa juga sudah tuntas di akhir tahun 2025. Kemudian gedung A progres pembangunannya baru rampung, karena bangunan tersebut harusnya dua lantai.
Sementara, untuk gedung E yang diperuntukkan bagi pasien rawat inap progres saat ini baru juga belum tuntas karena yang terbangun baru lantai 1 saja. Pembangunan gedung ini nantinya akan dilanjutkan di tahun 2027 dengan anggaran bantuan Kemenkes. “Jadi, bangunan rumah sakit itu harus inter connected hal itu sesuai dengan ketentuan salah satunya sirkulasi pasien harus se efektif mungkin dan tidak boleh beroperasi di dua tempat,” tambahnya.
Kendati ketersediaan gedung belum lengkap, pemerintah daerah mengaku rumah sakit ini sudah bisa memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk terus melengkapi fasilitas dan sarana penunjang demi pelayanan terbaik ke masyarakat.
“Rumah sakit ini tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meski di tengah keterbatasan fasilitas gedung. Kami juga akan terus berikhtiar untuk melanjutkan pembangunan di RSUD Sering,” tukasnya. (ils)



