BerandaNTBSUMBAWAGedung Wanita Bakal Disulap Sebagai Lokasi Venue Pickleball

Gedung Wanita Bakal Disulap Sebagai Lokasi Venue Pickleball

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa berencana akan menjadikan bangunan gedung wanita sebagai venue cabang olahraga Pickleball jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2028. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) sudah dilakukan di APBD Perubahan tahun 2026.

“Bangunan yang ada saat ini akan kita robohkan karena dianggap tidak layak sebagai lokasi venue Pickleball. Kita akan bangun baru dan penyusunan DED masih terus berproses,” kata Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Kabupaten Sumbawa, Iwan Setiawan kepada Suara NTB, Kamis (5/11).

Penyiapan gedung tersebut dilakukan pemerintah sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan PON. Apalagi Sumbawa masuk dalam list pertama hasil visitasi KONI pusat sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga pickleball.

Pemerintah juga sudah membuat surat pernyataan kesanggupan sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan event tersebut. Komitmen tersebut kata dia, akan diikuti dengan kesiapan infrastruktur penunjang yang representatif sebagai tuan rumah.

“Konsep pickleball membutuhkan line berapa dan tribun penonton nantinya indoor dan outdoor akan kita konsep melalui DED yang saat ini sedang kita susun,” ujarnya.

Selain pickleball pemerintah juga akan melakukan reviu terhadap DED yang sebelumnya disusun di GOR Mampis Rungan. Sebab hasil visitasi dari KONI pusat perlu dilakukan penambahan tribun penonton dan lokasi khusus bagi para atlet.

GOR Mampis Rungan nantinya akan dijadikan venue untuk cabor tarung derajat, karena dianggap sangat representatif tetapi masih diberikan catatan. Catatan inilah yang menjadi dasar pemerintah untuk melakukan reviu atas dokumen perencanaan yang sebelumnya sudah disusun.

“Diawal kita hanya membuat tribun di sayap kiri dan kanan, namun hasil visitasi KONI pusat hal itu belum layak,sehingga di reviu DED kita akan tambah untuk tribun barat dan timur serta fasilitas penunjang lainnya,” ucapnya.

Sementara untuk venue cabang olahraga panahan, masih tetap menggunakan DED awal yang sebelumnya sudah disusun. Saat ini, pemerintah hanya melakukan intervensi sedikit demi sedikit atas desain yang telah disusun sebelumnya.

Ia menambahkan, venue grass track di sirkuit MXGP samota tetap akan menggunakan perencanaan awal tetapi hanya dilakukan pembenahan minor. Sirkuit tersebut sudah digunakan dua kali untuk melaksanakan event kelas dunia.

“Kami memastikan pembenahan secara berkala terhadap empat venue tersebut sebagai bentuk kesiapan. Kami berharap usulan 4 cabang olahraga sebagai tuan rumah bisa disetujui oleh pemerintah pusat,” harap Iwan. (ils)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO