BerandaNTBLOMBOK TENGAHMRS Putaran Final Diikuti 102 Pembalap

MRS Putaran Final Diikuti 102 Pembalap

Praya (Suara NTB) – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) balap roda dua Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 memasuki putaran final akhir pekan ini. Sebanyak 102 pembalap siap bertarung untuk menjadi yang terbaik di seri pamungkas ini. Pertarungan antarpembalap terutama pembalap yang kini berada di klasemen atas dipredikasi bakal berlangsung ketat. Terutama di tiga kelas yang masih menanti siapa juara nasional barunya.


Pertama, kelas Nasional Sport (NS) 250 pembalap Irfan Ardiansyah (Honda NWN TUS Ilegal Racing Team) memang masih memimpin klasemen sementara dengan raihan 182 poin. Berselisih 30 poin dengan pembalap Candra Hermawan (Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK STSJ RK RBT34 GDT Berau) yang telah mengoleksi 152 poin diposisi kedua. Dengan dua sisa balapan di putaran kelima ini posisi teratas klasemen masih bisa berubah.


Kemudian di kelas Junior Sport 250 U-18 selisih poin antara pimpinan klasemen sementara M. Abid Ashar Musyafa (Yamaha Nitiracing Global Ondolomon Pikoli Dynavolt KYT) dan Ahmad Azel Savero (Astra Motor Racing Team Kalimantan) hanya berjarak 9 poin. Itu artinya baik M. Abid Ashar Musyafa (145 poin) maupun Ahmad Azel Savero (136 poin) harus bertarung mati-matian untuk bisa merebut gelar juara nasional dikelas umur tersebut.


Kondisi yang sama juga terjadi di kelas Underbone 150. Meski bukan kelas Utama, namun perebutan gelar juara di kelas tersebut juga tidak kalah ketat. Pimpinan klasemen sementara Fadli Rigani (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss) baru mengumpulkan 157 poin. Unggul hanya 8 poin dari pembalap Rendi Oding (AS Tuan Muda PRK The Strokes 55) yang menduduki posisi kedua dengan total 149 poin.


Sementara tiga kelas lainnya juaranya sudah bisa dipastikan usai putaran keempat MRS 2026 bulan September kemarin. Seperti kelas Nasional Super Sport (NSS) 600, pembalap Herjun Atna Firdaus (Astra Honda Racing Team) sudah bisa mengunci gelar juara umum pada race 1 putaran 5 ini. Dengan hanya cukup menyelesaikan balapan di di zona poin. Karena dengan raihan total 214 poin yang sudah dikumpulkan, sudah sulit terkejar oleh pembalap-pembalap lainya di kelas tersebut.


Di kelas Nasional Sport (NS) 150 pembalap Fahmi Basam (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss) juga telah mengunci gelar juara umum pada race 2 putaran 4 September kemarin. Saat ini Fahmi Basam sudah mengoleksi 215 poin, selisih 78 poin dengan rekan satu timnya Fadli Rigani di posisi kedua klasemen. Terkahir di kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) 150 U-15 pembalap Resky YH (Astra Motor Racing Team – Yogyakarta) juga telah mengukuhkan diri sebagai juara nasional. Dengan mengumpulkan total 162 poin. Selisih 51 poin dengan pembalap Bintang Pranata Sukma yang berada di posisi runner-up dengan 111 poin.


Direktur Utama Mandalika Grand Prix Assocation (MGPA) Ananda Mikola, dalam keterangnya, Jumat (6/11), mengatakan pada putaran kelima MRS 2026 ini beberapa regulasi baru akan diterapkan. Di antaranya, untuk kelas NS250 dan IJTC 150 U-15 akan menerapkan sistem Free Practice dan Practice yang lazim diterapkan di ajang MotoGP. Guna menentukan siapa pembalap yang lolos ke kualifikasi untuk memperebutkan pole position.


Kemudian jika terjadi insiden dalam balapan, untuk menentukan poinnya akan dihitung dari yang terakhir menyentuh garis finis baik itu pembalapnya atau motornya tanpa bantuan orang lain.


“Adaptasi aturan-aturan balap internasional yang mengacu pada aturan FIM ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembalap Indonesia,” sebut Ananda. (kir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO