spot_img
Kamis, Februari 5, 2026
spot_img
BerandaBREAKING NEWSMomentum Peringatan Isra' Mi'raj, Gubernur Iqbal ajak Masyarakat NTB Jaga Alam dan...

Momentum Peringatan Isra’ Mi’raj, Gubernur Iqbal ajak Masyarakat NTB Jaga Alam dan Solidaritas Sosial

Mataram (Suara NTB) –

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengingatkan jika peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan sesuatu yang sangat penting, karena terdapat banyak hikmah yang dapat dijadikan pelajaran bagi kehidupan. Terutama dalam menjaga solidaritas sosial dan alam lingkungan.

“Saya ingin menekankan satu fakta bahwa dalam Isra Mi’raj, Rasulullah SAW mendapatkan mandat salat lima waktu langsung dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Menerima Surat Al-Fatihah dan langsung juga menerima dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah yang di ayat 286 sangat relevan dengan kondisi kita sekarang ini.” ucapnya saat menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Hubbul Wathan, Kompleks Islamic Center Mataram, Kamis, (15/1/2026) malam.

Ayat 286 pada Surat Al Baqarah tersebut mengingatkan umat Islam dengan berbagai musibah yang tengah kita hadapi di Indonesia, termasuk di NTB.

 “Saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat sedang dilanda oleh bencana,  kemarin saya berkeliling menjenguk melihat dan menemui saudara-saudara kita juga yang sedang dilanda bencana banjir di Sekotong, barat daya Lombok Barat. Semua sedang diuji dengan bencana, tapi di ayat 286 Allah menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan beban lebih dari kemampuan hambaNya untuk menanggung beban itu,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa atas musibah yang terjadi dibutuhkan solidaritas dari semua kalangan, dengan sekurang kurangnya mengirimkan doa agar yang tertimpa musibah diberikan kesehatan, kekuatan dalam proses pemulihan agar dapat kembali beraktivitas sebagaimana sebelumnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa bencana-bencana yang terjadi merupakan dampak dari tindakan manusia yang kurang bijak terhadap lingkungan.

“Oleh karena itu, mari kita saling menguatkan dan berdoa untuk pemulihan saudara-saudara kita, dan pada saat yang sama, berkomitmen untuk berbuat lebih baik dalam hubungan kita dengan lingkungan dan sesama,” ujarnya mengingatkan.

Dirinya menekankan bahwa solidaritas dan semangat gotong royong adalah kunci dalam menghadapi tantangan terutama ketika bencana melanda agar kesadaran ini menjadi pengingat bagi semua yang akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan terhadap lingkungan dan sesama.

“Melestarikan lingkungan adalah kewajiban kita agar tidak terus menerus menghadapi bencana,” tegasnya. (r)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES
IKLAN


VIDEO