‘
Mataram (suarantb.com) – Pemerintah Kota Mataram konsisten memberikan perhatian bagi calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah haji. Salah satunya dengan menyiapkan perlengkapan berupa seragam dan tanda pengenal lainnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H. Amir Wisuda menerangkan, Pemkot Mataram setiap tahun menyediakan perlengkapan bagi calon jemaah haji yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci Makkah. Perlengkapan berupa rompi atau jasket dan sal.
Seragam ini dinilai sangat penting bagi jemaah, agar saling mengenal satu sama lainnya. “Tahun ini, rencananya akan kita buatkan seragam antar rompi atau jasket dan sal,” kata Amir ditemui pada, Selasa (27/1/2026).
Tahun ini kata dia, anggaran pengadaan seragam bagi CJH terbatas. Fasilitas yang diberikan hanya dua yakni, sal dan jasket atau rompi. Keputusan untuk memberikan item apa saja kepada CJH masih menunggu kebijakan dari kepala daerah. “Nanti kita ajukan ke Pak Wali mana yang dipilih apakah rompi atau jasket,” terangnya.
Amir menyebutkan, anggaran pengadaan seragam atau fasilitas bagi CJH sekitar Rp190 juta. Anggaran ini dengan asumsi estimasi 750 jemaah yang akan menunaikan ibadah haji. Berdasarkan data dari Kementerian Haji dan Umrah ternyata kuota CJH Kota Mataram naik menjadi 854 jemaah.
Artinya, pihaknya perlu melakukan penyesuaian anggaran untuk menambah pengadaan seragam bagi jemaah. Oleh karena itu, penyesuaian anggaran harus dilakukan berkonsultasi dengan tim anggaran pemerintah daerah. “Karena kalau menunggu ABT tidak mungkin waktunya masih lama,” demikian kata Amir.
Untuk manasik haji memiliki anggaran berbeda. Rencananya kata Amir, manasik haji akan digelar selama empat hari. Pelaksanaan manasik haji dilaksanakan oleh Pemkot Mataram melalui Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Mataram dan Kementerian Haji dan Umrah. “Jadi manasik kita laksanakan di masing-masing kecamatan,” demikian kata dia. (cem)

