Sumbawa Besar (suarantb.com) – Dinas Pertanian (Distan) Sumbawa, berkomitmen untuk memperluas tanaman kopi. Sebab, lahan potensial untuk tanaman kopi terutama di beberapa wilayah potensial seperti di Kecamatan Batulanteh, Alas Barat, dan Ropang.
“Total luas lahan yang sudah tergarap saat ini baru 3.798 hektare dengan potensi produksi di angka 20.000 ton per tahun. Kami pun terus berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi tersebut,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa, Ir. Ni Wayan Rusmawati, Selasa (3/2/2026).
Dengan nilai produksi tersebut, Sumbawa mampu menyumbang 42,27 persen terhadap produksi kopi yang ada di wilayah NTB. Pemerintah pun berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi salah satunya dengan memperluas area tanam.
“Memang produksi kopi kita cukup tinggi di NTB dari 3.798 hektare yang sudah dimanfaatkan. Kita juga masih memiliki lahan potensial yang mencapai 20.000 hektare,” ujarnya
Pemkab Sumbawa memastikan, akan tetap berusaha mengoptimalkan potensi lahan tersebut, terutama di daerah dataran tinggi. Apalagi harga kopi saat ini, dianggap cukup bagus sehingga bisa meningkatkan perekonomian petani kopi.
“Di program Sumbawa hijau lestari yang dicanangkan pemerintah kita juga sudah melalui melakukan penanaman kopi di Batudulang sebanyak 10.000 bibit kopi,” jelasnya.
Selain meningkatkan produksi, pihaknya memastikan akan memantapkan infrastruktur pendukung. Salah satunya lantai jemur termasuk alat pemasaran,sehingga Kopi Sumbawa bisa lebih maju dan bersaing dengan kopi dari daerah lainnya.
“Kami juga akan mendorong adanya gerai penjualan kopi dengan melibatkan UMKM sehingga kedepannya kopi Sumbawa lebih dikenal,” tukasnya. (ils)


