Tanjung (suarantb.com) – Baznas Kabupaten Lombok Utara menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) konsumtif sebesar Rp200 ribu per orang kepada warga kurang mampu, Selasa (24/2). Pada tahap pertama ini, bantuan disalurkan untuk masyarakat 10 desa dengan jumlah penerima tiap desa adalah 65 orang.
Ketua Baznas KLU, Selamet Riyadi, menyatakan bantuan ZIS Konsumtif menyasar para asnaf, khususnya fakir, miskin, dan mu’allaf. Bantuan ini disalurkan tiap tiga bulan dengan target alokasi seluruh desa memperoleh bantuan dengan nominal dan jumlah penerima yang sama.
“Setiap desa menerima alokasi untuk 65 orang penerima manfaat. Adapun nominal bantuannya Rp200 ribu per orang dalam bentuk uang tunai,” ungkap Selamet.
Bantuan tersebut difokuskan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu. Bulan Ramadan ini merupakan momentum perdana penyaluran. Harapannya, kendati nominalnya sedikit namun bisa meringankan beban warga dalam menjalankan ibadah puasa.
Dana ZIS konsumtif ini kata dia, bersumber dari dana ZIS yang dihimpun dari para muzakki, baik unsur ASN, masyarakat, dan lembaga di Kabupaten Lombok Utara. ZIS disalurkan secara amanah dan transparan kepada para asnaf.
Menurutnya, program ZIS konsumtif ini berjalan secara bertahap setiap triwulan, dengan target pemerataan di seluruh desa di Lombok Utara hingga akhir tahun. Dengan pola distribusi terjadwal, BAZNAS KLU memastikan tidak ada desa yang terlewat dari jangkauan bantuan.
“Kami mengajak masyarakat tanpa terkecuali, yang memiliki kelebihan rezeki untuk menunaikan zakat dan infaknya melalui lembaga resmi agar pengelolaan dapat dilakukan secara profesional dan tepat sasaran. Ketika zakat disalurkan melalui lembaga resmi, pendistribusiannya bisa lebih terstruktur dan dampaknya lebih luas. Ini bukan hanya soal bantuan sesaat, tapi membangun kepedulian kolektif,” sambungnya.
Selamet menambahkan, Baznas KLU berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian ZIS agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. (ari)


