spot_img
Kamis, Maret 5, 2026
spot_img
BerandaNTBLOMBOK BARATTimur Tengah Bergejolak, Pemkab Lobar Tetap Keluarkan Rekomendasi Pemberangkatan Calon PMI

Timur Tengah Bergejolak, Pemkab Lobar Tetap Keluarkan Rekomendasi Pemberangkatan Calon PMI

Giri Menang (suarantb.com) – Pemberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lombok Barat ke negara Timur Tengah terdampak perang Amerika Serikat – Israel dan Iran. Kendati pihak Pemkab dalam hal ini Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Lombok Barat membuka layanan rekomendasi untuk CPMI ke Timur Tengah, namun kepastian pemberangkatan tergantung situasi negara-negara tersebut.

Pantauan Suara NTB di Kantor Layanan Terpadu Satu Atap Lobar masih membuka layanan bagi calon PMI yang ingin mengurus keberangkatannya. Mulai tahap seleksi oleh pihak perusahaan hingga pengurusan dokumen yang diperlukan. Salah satu Pihak Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang mengurus rekomendasi untuk CPMI ke kantor LTSA adalah PT Putra Bragas Mandiri.

Perwakilan dari perusahaan Fahrurrozi mengatakan pihaknya mengurus rekomendasi untuk proses dokumen pemberangkatan seperti paspor. “Tapi ada kendala masalah perang Amerika – Israel sama Iran itu, tapi kalau sekadar proses administrasi tetap berjalan,” kata dia, kemarin.

Dikatakan proses administrasi pengurusan dokumen pemberangkatan tetap bisa dilakukan, karena proses administrasi ini masih panjang prosesnya. Tetapi untuk pemberangkatan PMI ini tergantung kebijakan pemerintah.

Bentuk kehati-hatian dan antispasi dari pihak dinas, ingin menunda proses rekomendasi ini. Akan tetapi, karena belum ada surat resmi dari BP2MI terkait hal ini, sehingga mau tidak mau prosesnya tetap berjalan. Menurutnya langkah antisipasi ini bagus dilakukan, tetapi belum ada pemberlakuan resmi berupa surat dari BP2MI. “Itu bentuk kehati-hatian menjaga kemungkinan, Imbuhnya. Pihaknya berencana memberangkatkan satu orang PMI ke Arab Saudi.

Sementara itu, Kepala Bidang Tenaga Kerja pada Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Lobar Wardhatul Ainy, S.Pd.,M.PD., mengatakan bahwa meskipun perang AS-Israel dan Israel, pelayanan rekomendasi untuk CPMI ke Timur Tengah tetap dibuka pihaknya.

“Kita tetap buka pelayanan pembuatan rekomendasi CPMI, tapi untuk menentukan keberangkatannya nanti kan nanti itu, mungkin belum berani diberangkatkan. Kalau ini (rekomendasi) syarat untuk pembuatan paspor saja,”terangnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BP2MI dan imigrasi terkait hal ini. Pihak terkait pun mengizinkan untuk diberikan rekomendasi pengurusan paspor. Pasca perang antara tiga negara itu, PMI yang mengurus keberangkatan baru satu orang. Berkas yang dilengkapi berupa KK, KTP, ijazah, Medical check up, Surat ini dari suami bagit TKW yang sudah menikah dan sertifikat bagi yang kerja pada pekerjaan tertentu. (her)

IKLAN
RELATED ARTICLES
IKLAN




VIDEO