Rabu, Maret 11, 2026

BerandaHEADLINELautan Manusia Iringi Pemakaman Dokter Jack

Lautan Manusia Iringi Pemakaman Dokter Jack

 

Mataram (suarantb.com) – Meninggalnya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.H., atau yang akrab disapa dr. Jack meninggalkan duka bagi birokrasi NTB. Sosok pejabat yang dikenal ramah dan berani itu meninggal pada Selasa malam, 10 Maret 2026.


Ia meninggal di Rumah Sakit (RS) Metropolitan Medical Center (MMC), Jakarta di usianya yang ke-56 tahun. Dan dimakamkan di Tempat Pekuburan Umum (TPU) Karang Medain, Mataram usai Salat Ashar pada Rabu, 11 Maret 2026.


Bukan hanya bagi birokrat NTB, duka juga dirasakan oleh banyak kerabat, sahabat, dan masyarakat. Terbukti dari iringan lautan manusia mengantar jenazah dr. Jack ke peristirahatan terakhirnya. Termasuk Gubernur H. Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga sahabat-sahabat almarhum di organisasi lain, seperti Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTB, Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, dan masyarakat.


Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya salah satu pejabat tinggi Pemprov NTB itu. “Atas nama pribadi, keluarga, wakil gubernur, dan seluruh keluarga besar Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” katanya.


Ia mengenang sosok dr. Jack sebagai pribadi yang sangat baik. Dalam sambutannya, ia menyampaikan jika dirinya menyaksikan langsung prosesi pemulasaraan jenazah almarhum sejak di Jakarta, mulai dari pemandian hingga pelaksanaan salat jenazah.


“Di Jakarta, tengah malam sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 dini hari, ratusan orang berduyun-duyun datang untuk bertakziah, melepas, dan mendoakan almarhum,” ujarnya.


Menurutnya, sejak rombongan tiba di bandara hingga prosesi pemakaman, ribuan orang turut mengantar kepergian dr. Jack. Banyaknya masyarakat yang datang memberikan doa dan tangisan menjadi pertanda baik bagi almarhum.


“Ini adalah tanda-tanda husnul khatimah. Tidak banyak orang yang ketika meninggal diantar dengan tangis dan doa sebanyak ini,” ucapnya.


Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan sebelum wafat, dr. Jack baru saja diberi amanah untuk menjalankan tugas penting terkait upaya peningkatan pendapatan daerah di NTB. Ia mengaku telah lama mencari sosok yang tepat untuk menjalankan tugas tersebut dan menilai almarhum memiliki karakter yang sesuai.


“Saya melihat karakter itu ada pada dr. Jack. Beliau termasuk orang yang tidak pernah berharap berada pada posisi tersebut, tetapi ketika diberi amanah beliau mengatakan siap menjalankannya,” ungkapnya.


Bahkan, menurutnya, almarhum secara rutin melaporkan perkembangan tugas tersebut setiap beberapa hari. Kontak terakhir terjadi pada hari Senin (9/3/2026) lalu, sehari sebelum dr. Jack meninggal dunia, ketika almarhum berencana bertemu untuk memberikan pembaruan terkait pekerjaannya.


“Seharusnya malam itu saya bertemu beliau dalam keadaan sehat. Namun Allah berkehendak lain,” ujarnya.


Salah satu sahabat dr. Jack di birokrasi NTB, Kepala Biro Organisasi Setda NTB, Jamaluddin Malady belasungkawa mendalam atas wafatnya dr. Jack. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang telah lama dikenalnya sejak sama-sama mendaftar seleksi eselon II lima tahun lalu.
“Beliau orangnya sangat asyik, sangat humble, tidak membeda-bedakan siapa pun. Kalau sudah mengenal beliau, pasti merasa nyaman,” ujarnya.


Menurutnya, dr. Jack dikenal sebagai sosok yang tulus dan tidak memiliki sikap berbelit-belit dalam bergaul. Kesederhanaan dan ketulusannya itulah yang membuat banyak orang merasa dekat dengannya. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pelayat yang datang melayat ke rumah duka.


“Kalau melihat yang datang ini luar biasa banyak. Saya tidak bisa menghitung, mungkin ribuan. Biasanya kalau orang yang datang sebanyak ini, itu menandakan almarhum adalah orang baik,” katanya.


Adapun kronologi meninggalnya Kepala Bapenda NTB ini diduga karena sempat terjatuh Selasa, 10 Maret 2026. dr. Jack sempat dilarikan ke RS MMC, di sana almarhum dinyatakan meninggal dunia.


“Sampai di Rumah Sakit oleh medis dipacu jantungnya sudah tidak berfungsi dan beliau sudah dipastikan meninggal dunia,” ungkap Kepala Dinas Kominfotik NTB, Ahsanul Khalik. (era)

 

IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM
RELATED ARTICLES
IKLAN Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO