Dompu (Suara NTB) – Rencana pembangunan pabrik pakan ternak di Kabupaten Dompu, untuk mendukung proyek hilirisasi peternakan ayam nasional di Sumbawa, terus diseriusi pemerintah daerah. Untuk proyek ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dituntut menyiapkan lahan minimal 10 hektar.
Kesiapan lahan pemerintah ini terus dimaksimalkan. Beberapa tempat dipersiapkan sebagai alternatif sebagai lokasi pabrik. Lahan Pemda Dompu di perbatasan Desa Madaprama, Kecamatan Woja dan Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa menjadi salah satu calon Lokasi.
“Untuk rencana pembangunan pabrik pakan ternak, pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan. Luasnya minimal 10 hektare. Di Madaprama–Tekasire itu, luas lahannya ada 13 hektare milik Pemda,” ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ilham, SP di Dompu, Senin, 16 Maret 2026.
Namun keputusan akhir dari lokasi pembangunan pabrik lanjut Ilham, akan diputuskan oleh pemerintah pusat. Tim akan melakukan penilaian kelayakan karena investasi pembangunan pabrik ini menghabiskan anggaran kurang lebih Rp1 triliun. “Pemda menyiapkan beberapa alternatif. Untuk itu kita rapatkan yang dipimpin oleh pak Bupati langsung,” jelasnya.
Pabrik pakan ternak ini, kata Ilham, akan dibangun dan dibiayai oleh Danantara. Pemda dituntut menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Karenanya, Bupati ingin memastikan sendiri lokasi yang coba disiapkan pemerintah sebagai alternatif tempat pembangunan pabrik pakan ternak. “Hari ini kami akan meninjau rencana Lokasi bersama pak Bupati dan tim teknis dari OPD terkait,” ungkapnya. (ula)

