Selong (suarantb.com) – Kantor Cabang Perum Bulog Lombok Timur (Lotim) resmi memulai penyaluran bantuan pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Pembagian yang menyasar 258.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini diluncurkan di Kantor Desa Jantuk, Kecamatan Sukamulia, pada Rabu (18/3/2026). Jumlah KPM ini meningkat 96 persen dan mendapatkan bantuan berupa beras dan minyak goreng
Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Dindy Wida Pusparanti, mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi lonjakan signifikan jumlah penerima manfaat. Ia merinci bahwa jumlah KPM melonjak dari sebelumnya sekitar 132.000 penerima menjadi 258.000 penerima.
“Tercatat ada peningkatan sekitar 96 persen jumlah penerima bantuan pangan di Lombok Timur,” ujar Dindy.
Kenaikan jumlah penerima ini merefleksikan perluasan cakupan data penerima. Dindy menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan kini menggunakan data terbaru berdasarkan desil 1 hingga 7. Dampak dari perluasan ini terlihat nyata di Desa Jantuk, di mana jumlah penerima melonjak drastis dari sekitar 108 orang menjadi 304 orang.
Dengan tambahan jumlah penerima yang besar, Bulog menargetkan penyaluran untuk dua alokasi sekaligus ini dapat rampung dalam waktu dekat. “Kami targetkan penyaluran untuk alokasi Februari dan Maret ini selesai pada minggu awal bulan April 2026,” tegas Dindy.
Bulog Lotim Pastikan Stok Pangan Aman
Meskipun terjadi peningkatan jumlah penerima yang signifikan, Dindy memastikan bahwa ketersediaan stok pangan dalam kondisi sangat aman. Pihaknya mencatat stok beras yang ada di gudang Bulog Lotim saat ini mencapai sekitar 33.000 ton. Jumlah tersebut jauh di atas kebutuhan penyaluran untuk dua alokasi ini yang diperkirakan hanya sekitar 5.000 ton. Kondisi ini sejalan dengan data stok nasional yang tercatat aman di angka 3,53 juta ton per pertengahan Februari lalu.
Selain beras, Bulog Lotim juga menyalurkan bantuan berupa minyak goreng. Komoditas ini saat ini sedang didatangkan secara bertahap dari gudang pabrikan. Untuk memenuhi kebutuhan bantuan pangan di Lotim, Bulog telah menyiapkan total pasokan minyak goreng mencapai sekitar 1 juta liter.
Kegiatan yang dihadiri Asisten II, Dinas Sosial, serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
Kepala Desa Jantuk, Yudi, menyambut baik peluncuran program ini di desanya. Ia bersyukur wilayahnya ditunjuk sebagai desa pertama pendistribusian bantuan pangan. Ia berharap bantuan yang diberikan menjelang lebaran ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh semua KPM. (rus)

