Sabtu, Maret 21, 2026

BerandaNTBLOMBOK BARATSinergi PKB Bawa Puluhan Ribu Beasiswa PIP dan Revitalisasi Sekolah ke Lombok...

Sinergi PKB Bawa Puluhan Ribu Beasiswa PIP dan Revitalisasi Sekolah ke Lombok Barat

Giri Menang (suarantb.com) – Sektor pendidikan di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) mendapat perhatian serius dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melalui kolaborasi strategis antara pusat dan daerah. Perpaduan langkah politik antara Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, S.T., M.Si., dengan Ketua Komisi III DPRD Lobar, Fauzi, berhasil mengamankan alokasi anggaran fantastis yang menyasar langsung kesejahteraan siswa dan perbaikan infrastruktur sekolah di Gumi Patut Patuh Patju.

Fokus utama dari sinergi ini adalah memastikan akses pendidikan yang merata melalui Program Indonesia Pintar (PIP). Tidak tanggung-tanggung, sekitar 50.000 siswa di seluruh wilayah Lombok Barat diproyeksikan menjadi penerima manfaat dari program beasiswa ini melalui jalur aspirasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Program ini dirancang untuk menyentuh seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Ketua Komisi III DPRD Lobar, Fauzi, Kamis (19/3/2026) menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan komitmen nyata untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa. “Beasiswa PIP ini adalah hasil dari jalur aspirasi Fraksi PKB yang menyasar sekitar 50.000 siswa di Lobar. Kami ingin memastikan anak-anak kita, mulai dari TK hingga SMA, mendapatkan dukungan finansial yang layak untuk menunjang kebutuhan belajar mereka,” ujar Fauzi saat memberikan keterangan.

Besaran bantuan yang disalurkan pun bervariasi sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing siswa. Untuk siswa tingkat TK dan SD, bantuan diberikan sebesar Rp450.000, sementara untuk tingkat SMP sebesar Rp750.000, dan bagi siswa SMA mencapai Rp1.800.000. Secara akumulatif, total anggaran yang mengucur ke Lombok Barat melalui program ini mencapai angka ratusan miliar rupiah per tahunnya.

Selain penguatan kapasitas individu siswa, kolaborasi legislatif ini juga menyasar perbaikan fisik bangunan sekolah yang selama ini membutuhkan perhatian. Melalui program yang dikenal dengan sebutan “repid” atau rehabilitasi dan pembangunan, puluhan sekolah di bawah naungan Kemendikbud kini mulai mendapatkan sentuhan perbaikan.

Hingga termin pertama tahun 2026, tercatat sudah ada lebih dari 20 sekolah di Lombok Barat yang menerima bantuan infrastruktur tersebut. Fauzi menjelaskan bahwa target sasaran untuk tahun ini cukup ambisius namun terukur.

“Target kami dari jalur aspirasi Fraksi PKB adalah lebih dari 50 sekolah, di luar jalur reguler dinas. Untuk setiap sekolah, nilai bantuannya bervariasi antara Rp1 miliar hingga Rp3 miliar, sangat bergantung pada kondisi fisik dan kebutuhan gedung sekolah itu sendiri,” jelasnya lebih lanjut.

Bantuan rehabilitasi ini tidak membedakan status sekolah, di mana baik sekolah negeri maupun swasta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan perbaikan asalkan memenuhi kriteria teknis yang ditetapkan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi para pendidik dan peserta didik.

Sinergi antara Lalu Hadrian Irfani di tingkat pusat dan Fauzi di tingkat daerah menjadi model kolaborasi efektif dalam menjemput bola program-program nasional untuk dibawa ke daerah.

“Intinya adalah duet antara Wakil Ketua Komisi X DPR RI dan Ketua Komisi III DPRD Lombok Barat ini didedikasikan sepenuhnya untuk memajukan kualitas pendidikan di daerah kita,” pungkas Fauzi.

Dengan terserapnya anggaran ratusan miliar untuk beasiswa dan puluhan miliar untuk infrastruktur, masyarakat Lombok Barat kini menaruh harapan besar agar program-program berkelanjutan semacam ini terus ditingkatkan demi masa depan generasi muda yang lebih cerah. (her)

IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN

Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM







VIDEO