Kamis, Maret 26, 2026

BerandaNTBKOTA MATARAMAntisipasi Lonjakan Pengunjung Lebaran Topat, BPBD Mataram Siagakan 60 Personel di Tiga...

Antisipasi Lonjakan Pengunjung Lebaran Topat, BPBD Mataram Siagakan 60 Personel di Tiga Titik

 

Mataram (suarantb.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram mendirikan tiga posko pengamanan terpadu pada puncak perayaan Lebaran Topat atau Ketupat 1447 Hijriah yang jatuh pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Tiga posko tersebut ditempatkan di sejumlah objek wisata pantai, yakni Pantai Loang Baloq, Pantai Boom atau Pantai Ampenan, dan Pantai Bintaro. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi guna meningkatkan pengawasan serta memberikan rasa aman bagi para pengunjung.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Budi Wartono, mengatakan pendirian posko di tiga titik tersebut didasarkan pada potensi lonjakan pengunjung saat puncak Lebaran Topat.

“Pada puncak perayaan Lebaran Topat yang dipusatkan di Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro, masyarakat diperkirakan akan memadati sepanjang 9,1 kilometer kawasan pantai Kota Mataram,” ujarnya, Rabu (25/3).

Ia menjelaskan, BPBD akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti TNI/Polri, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Polairud, Satpol PP, serta aparat kecamatan dan kelurahan. Kolaborasi tersebut difokuskan pada upaya pengamanan dan pemberian imbauan kepada pengunjung agar tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca.

Menurutnya, aktivitas masyarakat yang terpusat di kawasan pesisir menjadi perhatian khusus, terutama terkait ancaman gelombang pasang.

“Yang perlu diantisipasi adalah gelombang pasang yang bisa datang tiba-tiba. Kami mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan keselamatan saat mandi di laut atau berada di area kolam,” tegasnya.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca. Berdasarkan informasi terbaru, kondisi cuaca saat perayaan Lebaran Topat diperkirakan cerah berawan dan tidak terdapat potensi siklon.

Namun demikian, Budi yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Mataram mengingatkan bahwa perubahan cuaca tetap berpotensi terjadi dan dapat memicu gelombang tinggi. Oleh karena itu, pengunjung diminta tetap berhati-hati saat beraktivitas di pantai.

Untuk mendukung pengamanan, BPBD menyiagakan sebanyak 60 personel yang dibagi di tiga posko, masing-masing 20 orang. Selain itu, satu unit speed boat juga disiapkan untuk patroli di sepanjang kawasan pantai.

“Patroli ini juga disiapkan apabila Wali Kota Mataram bersama Forkopimda melakukan pemantauan langsung di lokasi,” tambahnya.

Di setiap posko, petugas juga telah dilengkapi dengan peralatan penanganan darurat skala ringan serta alat komunikasi guna memaksimalkan penyampaian imbauan kepada masyarakat.

BPBD bersama Polairud dan Satpol PP turut melakukan pemantauan di titik-titik rawan yang telah dipasangi rambu peringatan bahaya.

“Masyarakat kami minta tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” pungkasnya. (pan)

L

IKLAN
Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN


Ucapan Selamat Pelantikan Rektor Baru UNRAM




VIDEO