Senin, April 6, 2026

BerandaNTBRektor Unram Dorong Optimalisasi dan Transformasi Aset di Senaru, Bayan, Lingsar, dan...

Rektor Unram Dorong Optimalisasi dan Transformasi Aset di Senaru, Bayan, Lingsar, dan Narmada

Mataram (Suara NTB) – Rektor Universitas Mataram (Unram), Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., meninjau langsung aset Unram sekaligus memetakan rencana strategis pengelolaan aset di kawasan Senaru, Bayan, Lingsar, dan Narmada, pada Jumat, 3 April 2026. Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam transformasi aset universitas menuju pengelolaan modern, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Kawasan KHDTK Senaru Hutan Pendidikan Unram dengan luas 255 hektare meliputi Tiu Kelep dan Sendang Gile menjadi fokus utama. Tahap awal diarahkan pada finalisasi tapal batas wilayah sebagai fondasi bagi penyusunan desain rencana pengelolaan kawasan yang lebih terintegrasi. Rencana tersebut meliputi pembangunan pusat pengelolaan, area parkir, coffee shop, paralayang dan camping ground. Pengelolaan kawasan dirancang dengan manajemen modern berbasis digital, sehingga operasional tidak hanya efisien tetapi juga transparan.

Keterlibatan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dari langkah strategis ini, baik melalui penciptaan lapangan pekerjaan maupun peningkatan kapasitas dan pengetahuan melalui program pelatihan. Upaya branding kawasan juga diperkuat dengan menjadikan kawasan Tiu Kelep sebagai spot paralayang, sehingga diharapkan mampu menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara sekaligus penguatan identitas kawasan hutan pendidikan Unram.

Salah satu aset Unram di Kawasan Senaru. (Suara NTB/sit)

Selain Kawasan Senaru, pengembangan aset Unram di Bayan juga menjadi perhatian Prof. Sukardi. Dengan basis peternakan kambing dan domba yang telah ada, kawasan ini direncanakan dikembangkan lebih lanjut menjadi edu-farm yang menjadi penopang kawasan wisata sekitar seperti Sembalun dll. Jadi, kawasan ini tidak hanya produksi dan penelitian, tapi juga sebagai sarana edukasi dan rekreasi masyarakat. Di Narmada, Eco Farming diterapkan untuk mendorong pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan bernilai tambah ekonomi.

Sementara di Lingsar, penataan ulang infrastruktur dan penguatan Unram Farm Park tidak hanya menjadi pusat praktek mahasiswa tapi juga sebagai sarana edukasi dan rekreasi  masyarakat. Dengan demikian, setiap kawasan memiliki peran strategis dalam mewujudkan integrasi antara bisnis, akademik, dan pemberdayaan masyarakat.

Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menegaskan komitmennya dalam optimalisasi aset dan investasi. “Pemasukan yang kita dapat dari Badan Pengelola Usaha (BPU) Unram akan dimaksimalkan penggunaannya untuk pengembangan bisnis lembaga. Nilai pendapatan juga harus dioptimalkan. Investasi dioptimalkan untuk transformasi pengelolaan Kawasan KHDTK Senaru Hutan Pendidikan Unram, pengembangan di Bayan, pertanian melalui Eco Farming di Narmada, serta Unram Farm Park di Lingsar,” tegasnya

Pengembangan aset dan usaha ini direncanakan akan melibatkan pihak ketiga yang dipilih secara selektif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan optimalisasi pengelolaan, peningkatan kualitas layanan, serta keberlanjutan program yang dijalankan.

Rektor Unram, Prof. Sukardi saat meninjau langsung aset Unram sekaligus memetakan rencana strategis pengelolaan aset di kawasan Senaru, Bayan, Lingsar, dan Narmada, pada Jumat, 3 April 2026. (Suara NTB/ist)

Optimalisasi dan transformasi aset ini merupakan langkah strategis yang menempatkan setiap kawasan bukan hanya sebagai ruang pendidikan, tetapi juga sebagai pusat bisnis, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan penerapan manajemen modern berbasis digital serta keterlibatan aktif masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas, Unram memastikan bahwa pengelolaan aset tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, melainkan menghasilkan dampak sosial-ekonomi yang berkelanjutan.

Senaru, Bayan, Narmada, dan Lingsar dirancang sebagai ekosistem terpadu yang menghubungkan akademik, bisnis, dan masyarakat, sehingga manfaat transformasi ini dapat dirasakan secara luas. Unram berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan. (ron/*)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN




VIDEO