Selong (Suara NTB) – Lomba keindahan lampu lampion dan kebersihan desa selama bulan suci ramadan 1447 Hijriah akhirnya telah ada pemenangnya. Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, menyebutkan Kepala Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading dan Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Labuhan Haji yang menjadi pemang hadiah umrah.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat silaturahmi dan halalbihalal dengan guru dan tenaga pendidikan di Kantor Camat Montong Gading, Rabu (8/4/2026). Dia menceritakan hadiah umrah tersebut berasal dari donatur dan sama sekali tidak membebani APBD.
Dari urun tangan donatur tersebut, ada 10 paket umrah yang diberikan. Selain untuk dua kepala desa, hadiah umrah juga diberikan kepada dua pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang disebut berjasa dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, diberikan juga kepada tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru beberapa bulan dilantik tetapi langsung masuk pensiun. Ada juga seorang guru yang sudah lama mengabdi yang sempat viral videonya saat Bupati langsung menyatakan akan berikan hadiah umrah.
“Donatur ini orang kaya yang tidak bisa saya sebutkan namanya,” ucap Bupati saat dikonfirmasi kembali. Termasuk juga hadiah umrah diberikan kepada pengurus ponpes dan marbot.
Sebuah cerita unik dikisahkan Bupati Iron memilih siapa yang akan diberangkatkan umrah di antara dua tokoh agama di Lotim. Diceritakan dua orang yang ditemuinya diminta untuk mengundi dengan cara suit. Tapi kedua orang tersebut tidak berkenan. Lalu Bupati membuat kertas pilihan yang diminta untuk dipilih. Namun kembali tokoh agama tersebut menolak.
Tokoh agama yang lebih muda yang memilih mengalah dan mempersilakan yang lebih tua untuk dipilih Bupati berangkat umrah. Pilihan tokoh muda yang sangat bijak ini dikagumi Bupati. Sosok muda itu disebut Bupati sebagai hebat dengan memberikan kesempatan kepada yang lebih senior darimya. (rus)

