Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan menghibahkan lahan seluas 50 hektare, untuk mendukung pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) sebagai bagian dari program pembentukan satuan baru TNI di daerah.
Lokasi tanah yang akan disediakan berada di Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano. “Saya sudah disposisi penyiapan lahannya dan kita tempatkan lokasinya di Kokarlian,” kata Bupati KSB, H. Amar Nurmansyah.
Bupati pun memastikan proses pembebasan lahannya akan dilaksanakan tahun ini, mengingat pembangunan satuan Batalyon tersebut oleh TNI telah direncanakan akan dilaksanakan di akhir tahun 2026. “Kita sudah sediakan anggaran pembebasan lahannya dan TNI pun sudah siapkan anggaran pembangunannya,” urainya.
Bupati mengungkap alasan memilih Desa Kokarlian untuk penempatan Batalyon TP. Ia menyebut, unit taktis militer itu didesain Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Artinya, hal itu sejalan dengan rencana Pemda KSB untuk mentransformasi wilayah Kecamatan Poto Tano sebagai lumbung produksi tanaman hortikultura. “Batalyon itu nanti isinya tidak saja personel tentara, tapi berbagai peralatan pertanian juga. Jadi itu bisa sekaligus mendukung menciptakan Poto Tano sebagai pusat produksi hortikultura,” paparnya.
Bupati mengurai saat Batalyon TP nanti mulai berjalan, akan ada sekitar 800 hektare lahan di Desa Kokarlian yang dapat diubah menjadi lahan penanaman berbagai jenis tanaman hortikultura. Menurutnya, dukungan penuh Batalyon TP diharapkan dapat merealisasi program tersebut.
Lanjut Bupati Amar menambahkan, aktivitas pertanian hortikultura di Kecamatan Poto Tano saat ini sudah mulai bergeliat. Bahkan sejumlah masyarakat telah terhimpun dalam kelompok-kelompok kecil mengusahakan penanaman berbagai produk tanaman non pangan tersebut.
Beberapa waktu lalu ungkap Bupati, ia telah bertemu dengan kelompok tani tersebut, untuk mendapatkan informasi mengenai wilayah Kecamatan Poto Tano memiliki potensi besar dijadikan pusat produksi sebagaimana rencana Pemda KSB.
“Petani-petani itu bahkan sudah berproduksi dan hasilnya menggiurkan. Sehingga patut kita dukung mereka sepenuhnya dan kehadiran Batalyon TP nanti menjadi salah satu bentuknya,” imbuhnya.(bug)

