Tanjung (Suara NTB) – Dua orang warga Kabupaten Lombok Barat (Lobar), masing-masing Romi (24) dari kecamatan Lembar, dan Arin dari Kecamatan Gerung ditemukan selamat pada Senin (21/4/2026). Kedua korban sempat hilang dan dalam operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan selama tiga hari.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, Selasa (21/4/2026) mengungkapkan, operasi penyelamatan terhadap kedua korban membawa hasil positif. Kedua korban Romi dan Tya, ditemukan dalam keadaan selamat.
“Kedua korban sempat bertahan di atas satu paddle board yang mereka gunakan bersama. Keduanya kemudian terbawa arus hingga memasuki jalur ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia),” ungkap Aryadana.
Ia menjelaskan, kedua korban selamat setelah tiga hari berupaya mengayuh saat arus mengarah ke tenggara Gili Trawangan. Hingga, keduanya ditemukan oleh nelayan yang tengah mencari ikan.
Aryadi menjelaskan, kedua korban langsung dievakuasi oleh nelayan menuju Gili Trawangan dan dibawa ke salah satu penginapan untuk pemulihan kondisi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang tengah melaksanakan pencarian segera merapat ke Gili Trawangan guna memastikan kondisi korban dan melakukan koordinasi lebih lanjut. “Setelah menerima informasi, kami segera merapat ke Gili Trawangan untuk memastikan kondisi korban,” katanya.
Selanjutnya, setelah kondisi membaik, korban direncanakan akan dibawa ke Bangsal untuk dipertemukan dengan keluarga.
Untuk diketahui, kedua korban dilaporkan hilang saat sedang berwisata paddle board di Gili Trawangan pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Selain Romi dan Arin, dua korban lain yang berwisata yang sama sudah lebih dulu diselamatkan Tim SAR. Yaitu, Hisbullah (24), warga Gerung, dan Tya (21), warga Lombok Utara.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Unit Siaga SAR Bangsal, Polair Polda NTB, Polair Lombok Utara, Polsek Pemenang, TNI AL, Barasiaga, Pokmaswas Trawangan, Lembaga Adat Trawangan, Barasiaga, serta masyarakat setempat. (ari)

